JENEPONTO,Aliefmedia.co.id – Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, berduka. Salah seorang guru senior dan purna bakti, H. Sahabuddin bin H. Mete, meninggal dunia pada Sabtu, 22 Agustus 2026, dalam usia 62 tahun.
Diketahui sebelumnya Almarhum H. Sahabuddin merupakan purna bakti guru dengan pangkat terakhir Golongan IV.C. Semasa mengabdikan diri di dunia pendidikan, almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah SDI 132 Cambalang Kasa, yang kini dikenal sebagai SDN No. 11 Turatea.
Almarhum berpulang ke Rahmatullah setelah menjalani perawatan akibat sakit. Sebelumnya, H. Sahabuddin sempat menjalani perawatan dan opname di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, rekan-rekan seprofesi, serta para insan pendidikan di Kecamatan Turatea.
Pada prosesi persemayaman, dilaksana kan pula upacara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum selama bertahun-tahun di dunia pendidikan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua PGRI Kecamatan Turatea, Muslimin, S.Pd., M.Pd.
Muslimin dalam arahannya menyampai kan bahwa almarhum merupakan sosok yang memiliki hubungan baik dengan sesama rekan guru dan dikenal dekat dengan keluarga besarnya.
“Beliau semasa dinasnya adalah sosok yang dekat dan humoris dengan teman seprofesinya serta sangat dekat dengan keluarga besarnya,” ujar Muslimin.
Menurutnya, kepergian H. Sahabuddin bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar PGRI Kecamatan Turatea dan dunia pendidikan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdian almarhum.
Keluarga besar PGRI Kecamatan Turatea menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya H. Sahabuddin bin H. Mete.
Semoga segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
” Selamat jalan, Pak Guru. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya untuk dunia pendidikan.”
Penulis: Sumardi Jaya,S.IP
Editor: Redaksi Aliefmedia Nasional


