Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Di tengah ancaman bencana yang dapat datang tanpa mengenal waktu, kesiapan prajurit menjadi salah satu kekuatan penting untuk melindungi keselamatan masyarakat.
Bagi TNI, kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyiapkan personel dan peralatan, melainkan memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan ketika rakyat menghadapi situasi sulit.

Komitmen tersebut ditunjukkan Kodim 1425/Jeneponto melalui keikutsertaan Kasdim Mayor Inf Ramli Hamanja bersama anggota dalam Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana alam, Kamis (5/11/2026), di Lapangan Polres Jeneponto, Jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan dipimpin Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., serta melibatkan instansi terkait.
Bagi jajaran Kodim 1425/Jeneponto, keterlibatan dalam kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Ketika bencana terjadi, prajurit dituntut mampu bergerak cepat, bersinergi dengan unsur terkait, serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan, terutama dalam upaya penyelamatan dan penanganan dampak bencana.
Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja menegaskan bahwa sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Kerja sama lintas sektor harus dibangun dengan baik agar setiap unsur memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga penanganan dapat berjalan terpadu dan efektif.
Ia menekankan, tugas TNI dalam menghadapi musibah bencana tidak berhenti pada kesiapan mengikuti apel atau menyiapkan perlengkapan.
Lebih dari itu, prajurit harus memiliki kesiapan mental, fisik, dan kemampuan bertindak ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Kecepatan merespons serta ketepatan mengambil langkah menjadi bagian penting dalam membantu mengurangi dampak yang ditimbulkan bencana.
Dalam pelaksanaannya, TNI juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung upaya penanganan darurat bersama unsur terkait. Mulai dari membantu proses evakuasi, mendukung pengamanan, hingga memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Karena itu, koordinasi yang kuat menjadi modal penting agar setiap tindakan dapat terlaksana secara terarah.
Mayor Inf Ramli Hamanja juga menegaskan bahwa Kodim 1425/Jeneponto akan selalu hadir untuk mengatasi dan menjadi solusi atas kesulitan rakyat, terlebih ketika masyarakat menghadapi musibah bencana alam.
Kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman, membantu meringankan beban warga, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memulihkan kondisi masyarakat terdampak.
Kesiapan menghadapi bencana pada akhirnya bukan hanya diukur dari banyaknya personel maupun peralatan yang disiagakan, tetapi juga dari seberapa cepat dan nyata bantuan dapat dirasakan masyarakat.
Bagi Kodim 1425/Jeneponto, di balik setiap tugas kemanusiaan terdapat tanggung jawab untuk memastikan rakyat tidak menghadapi masa sulit seorang diri. (Irfan).


