Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Informasi tentang kesempatan menjadi prajurit TNI AD tidak selalu harus disampaikan melalui forum resmi.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat justru menjadi salah satu cara efektif untuk menjangkau generasi muda, membuka ruang komunikasi, sekaligus memberikan pemahaman mengenai peluang pengabdian melalui jalur penerimaan Bintara PK dan Tamtama PK TNI AD.
Pendekatan tersebut dilakukan Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di desa dan kelurahan wilayah binaan, Kamis (5/11/2026).

Dalam interaksi langsung bersama masyarakat, para Babinsa menyampaikan informasi penerimaan prajurit TNI AD agar dapat diketahui lebih luas, khususnya oleh para pemuda yang memiliki keinginan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Babinsa Kelurahan Pantai Bahari, Serma Borong, anggota Koramil 1425-02/Bangkala, menjadi salah satu personel yang aktif menyampaikan informasi tersebut. Melalui komunikasi yang dekat dan terbuka,
Serma Borong mengajak masyarakat, terutama kalangan generasi muda, untuk tidak melewatkan kesempatan mengikuti penerimaan prajurit TNI AD.
Ia menjelaskan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI AD merupakan salah satu jalan bagi generasi muda untuk membangun masa depan sekaligus mengambil bagian dalam pengabdian kepada negara.
Karena itu, informasi penerimaan Bintara PK dan Tamtama PK perlu disampaikan secara luas agar para pemuda yang berminat dapat mengetahui adanya peluang tersebut.
Serma Borong juga menekankan pentingnya masyarakat memperoleh informasi penerimaan dari sumber resmi, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru.
Melalui Komsos, Babinsa berupaya membantu memberikan pemahaman awal kepada masyarakat agar calon peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti tahapan seleksi.
Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menegaskan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian penting dari tugas Babinsa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjembatani berbagai informasi yang dibutuhkan warga.
Kehadiran Babinsa di wilayah binaan tidak hanya berkaitan dengan pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan informasi yang bermanfaat, termasuk peluang pengabdian melalui penerimaan prajurit TNI AD.
Dandim juga mengharapkan seluruh Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto terus mengoptimalkan komunikasi dengan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan menyampaikan informasi penerimaan Bintara PK dan Tamtama PK secara benar dan jelas.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat membuka wawasan pemuda yang berminat menjadi prajurit, sekaligus mengingatkan bahwa proses penerimaan harus diikuti sesuai ketentuan dan mekanisme resmi TNI AD.
Melalui komunikasi yang hadir langsung di tengah masyarakat, Babinsa turut membuka akses informasi yang lebih dekat dan mudah dijangkau.
Sebuah langkah sederhana dalam pembinaan teritorial, tetapi memiliki arti penting bagi generasi muda yang menyimpan cita-cita mengenakan seragam loreng dan mengabdikan hidupnya untuk Indonesia. (Irfan).


