Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kedekatan dengan masyarakat tidak selalu dibangun melalui percakapan panjang atau pertemuan resmi. Terkadang, kebersamaan justru tumbuh dari langkah sederhana, seperti berdiri berdampingan dalam satu saf, menundukkan kepala, dan menunaikan ibadah bersama.
Nilai itulah yang tercermin dari kehadiran Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto dalam Sholat Subuh berjamaah bersama warga di masjid wilayah binaan masing-masing, Rabu (4/11/2026).
Di balik tugas pembinaan teritorial, Babinsa menunjukkan bahwa hubungan dengan masyarakat juga dapat dirawat melalui pendekatan keagamaan.
Dengan mengikuti Sholat Subuh berjamaah, para Babinsa tidak hanya menjalankan kewajiban sebagai umat Muslim, tetapi juga mengambil bagian dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di lingkungan binaannya.
Kehadiran tersebut menjadi ruang perjumpaan yang sederhana namun bermakna. Tanpa sekat jabatan maupun perbedaan profesi, Babinsa dan warga berdiri dalam barisan ibadah yang sama.
Dari kebersamaan seperti ini, komunikasi dapat terjalin lebih dekat, rasa saling mengenal semakin tumbuh, dan hubungan kekeluargaan antara TNI dengan masyarakat terus terpelihara.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa kedekatan Babinsa dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial.
Kehadiran prajurit di tengah warga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membangun hubungan yang baik lewat kegiatan keagamaan dan kehidupan sosial sehari-hari.
Ia menekankan bahwa Babinsa harus mampu menjadi bagian dari masyarakat, bukan sekadar hadir ketika ada kegiatan atau persoalan tertentu.
Sikap terbuka, kepedulian, serta kemampuan menjalin komunikasi menjadi modal penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara prajurit dan warga.
Lebih lanjut, Dandim mengharapkan kegiatan Sholat Subuh berjamaah dapat terus menjadi salah satu sarana memperkuat nilai keimanan sekaligus mempererat silaturahmi.
Melalui kebersamaan dalam beribadah, Babinsa diharapkan semakin memahami kehidupan masyarakat serta mampu menjaga hubungan yang dilandasi rasa saling menghormati dan kepercayaan.
Pada akhirnya, pengabdian seorang Babinsa tidak hanya terlihat dari tugas yang dijalankan di lapangan, tetapi juga dari kesediaannya hadir dalam kehidupan masyarakat.
Sebab, kedekatan yang tulus sering kali tumbuh dari hal-hal sederhana, dan satu saf dalam Sholat Subuh dapat menjadi awal dari hubungan yang semakin erat antara TNI dan rakyat. (Irfan).


