Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Ada penantian panjang di balik pembangunan sebuah jembatan di Desa Kassi. Selama bertahun-tahun, kerusakan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat.
Kini, harapan untuk mendapatkan akses penghubung yang lebih baik mulai diwujudkan melalui kerja bersama prajurit TNI AD dan warga.
Bukan sekadar hadir memberikan dukungan, personel Kodim 1425/Jeneponto turun langsung bergotong royong bersama masyarakat mempercepat pembangunan jembatan di Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (31/10/2026).
Pengerjaan tersebut merupakan bagian dari program strategis Presiden melalui TNI AD yang menyasar kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Prajurit dan warga menyatukan tenaga untuk mendukung percepatan pembangunan. Di tengah pekerjaan yang berlangsung, kebersamaan menjadi kekuatan penting.
TNI hadir bersama rakyat, bekerja berdampingan untuk menghadirkan infrastruktur yang selama ini dinantikan masyarakat.
Bagi warga, pembangunan jembatan ini bukan perkara biasa. Ada kepentingan masyarakat yang lebih besar di balik perbaikan akses penghubung dua kabupaten tersebut.
Jembatan yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan itu kini mendapatkan perhatian melalui program TNI AD.
Rasa syukur disampaikan Dg Sirua, salah seorang warga setempat. Dia mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
Perhatian yang diberikan TNI AD menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan.
Dg Sirua juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Kodim 1425/Jeneponto, yang telah hadir membantu pembangunan jembatan.
Kepedulian tersebut memberikan harapan kepada warga agar akses penghubung Jeneponto dan Bantaeng dapat kembali lebih baik.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program unggulan TNI AD yang diarahkan untuk membantu masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan warga.
Keterlibatan prajurit dalam pekerjaan tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi rakyat. Gotong royong menjadi salah satu wujud kepedulian sekaligus penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai harapan sehingga nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran akses penghubung Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng.
Dia juga berharap kebersamaan TNI dan masyarakat tetap terpelihara dalam mendukung pembangunan yang dibutuhkan daerah.
Apa yang dilakukan prajurit Kodim 1425/Jeneponto bersama warga Desa Kassi memperlihatkan bahwa kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata.
Kehadiran, tenaga, dan kerja bersama menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
Bagi warga yang telah bertahun-tahun menantikan perbaikan, pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang memperbaiki sebuah penghubung antarkabupaten.
Ada harapan masyarakat yang sedang diperjuangkan, ada kepedulian yang diwujudkan, dan ada kebersamaan TNI bersama rakyat yang kembali menemukan maknanya melalui gotong royong. (Irfan)


