Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas di dalam satuan.
Pesan tersebut kembali ditekankan Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja saat memimpin Upacara Bendera rutin hari Senin di Halaman Makodim, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (7/9/2026).
Upacara diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS TNI jajaran Kodim 1425/Jeneponto. Pengibaran Bendera Merah Putih serta pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat.
Dikonfirmasi usai upacara, Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel. Ia meminta prajurit meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi wilayah yang rawan terjadi kebakaran.
Menurutnya, pencegahan harus menjadi langkah utama dengan meningkatkan kewaspadaan, menjalin komunikasi dengan masyarakat, serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi maupun kejadian kebakaran.
Selain persoalan kebakaran, Kasdim meminta seluruh personel memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Program tersebut harus didukung melalui peran nyata seluruh jajaran sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga pelaksanaannya tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kasdim juga menekankan pentingnya mendukung program pemerintah yang berjalan di wilayah. Prajurit kewilayahan, khususnya Babinsa, harus mampu membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting agar berbagai program dapat berjalan secara efektif dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
Lebih lanjut, Kasdim mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab prajurit kewilayahan menuntut kepekaan terhadap setiap perkembangan di wilayah binaan.
Babinsa harus mengenal kondisi masyarakat, aktif berkomunikasi, serta mampu menjadi penghubung yang baik antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Prajurit kewilayahan harus hadir dan mengetahui apa yang terjadi di wilayahnya. Tingkatkan kepedulian, cegah kebakaran sebelum meluas, dukung program unggulan Kasad dan pemerintah, serta laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Keberadaan kita harus memberikan manfaat dan solusi bagi masyarakat,” tegas Mayor Inf Ramli Hamanja.
(Pendim 1425/Jeneponto)


