Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Konstruksi Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, kini semakin lengkap.
Pemasangan dinding atau pelindung jembatan menjadi pekerjaan yang berlangsung di lokasi, sementara keseluruhan pembangunan telah mencapai 98,15 persen dalam program unggulan TNI-AD melalui Kodim 1425/Jeneponto, Sabtu, 15/8/2026.
Dari atas hingga sisi jembatan, sejumlah bagian konstruksi telah terpasang dan membentuk jalur penghubung yang membentang di atas Sungai Saballang. Pekerjaan yang tersisa masih dilakukan secara bertahap, sehingga proses pembangunan belum dinyatakan selesai.
Keberadaan jembatan ini nantinya akan mempertemukan dua wilayah yang selama ini dipisahkan oleh Sungai Saballang. Bagi masyarakat Benteng dan Pallengu, akses tersebut diharapkan dapat menunjang pergerakan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari setelah seluruh proses pembangunan selesai.
Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang merupakan bagian dari program unggulan TNI-AD yang dilaksanakan di wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pembangunan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, capaian pembangunan yang telah mencapai 98,15 persen menjadi perkembangan yang patut disyukuri, namun pihaknya tetap memberikan perhatian terhadap pekerjaan yang masih berlangsung.
“Alhamdulillah, progresnya sudah 98,15 persen. Saat ini masih ada pekerjaan yang kita lihat di lapangan, termasuk pemasangan dinding atau pelindung jembatan. Kita ingin seluruh prosesnya berjalan dengan baik dan tidak terburu-buru menyatakan selesai sebelum semua pekerjaan benar-benar rampung,” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang menjadi salah satu dari dua pembangunan jembatan yang berada dalam wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Jembatan lainnya menghubungkan Desa Samataring dengan Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara.
“Alhamdulillah, kemarin tanggal 13 Agustus 2026, Jembatan Beton yang menghubungkan Desa Samataring dan Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara, sudah selesai dan di-launching oleh Presiden Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi kita, sementara Jembatan Gantung Saballang masih dalam proses penyelesaian,” jelasnya.
Menurut Dandim, keberadaan dua jembatan tersebut memperlihatkan bagaimana program unggulan TNI-AD menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah yang berbeda. Ia berharap pembangunan Saballang dapat menyusul dengan penyelesaian yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Kita berharap Jembatan Gantung Saballang ini dapat diselesaikan dengan baik. Setelah seluruh prosesnya selesai, yang paling penting adalah masyarakat Benteng dan Pallengu dapat menggunakan akses ini dengan aman dan merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Dandim.
(Pendim 1425/Jeneponto)


