Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Prajurit Kodim 1425/Jeneponto bergerak bahu-membahu bersama warga membersihkan area sekitar Jembatan Sungai Pangngalawakkang, menandai dimulainya tahap awal rehabilitasi yang dinanti selama ini.
Semangat gotong royong terlihat langsung di setiap sudut lokasi, tempat perbaikan akses penting ini akhirnya diwujudkan lewat kerja sama nyata antara TNI-AD dan masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Desa Bulusuka, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Seluruh tumpukan sampah, ranting, dan semak belukar yang menutupi sisi bangunan Jembatan Sungai Pangngalawakkang segera dipindahkan, membuka ruang agar pekerjaan pemulihan struktur dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Langkah ini bukan sekadar membersihkan tempat. Pembersihan menyeluruh dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi siap menerima perbaikan, sehingga setiap bagian jembatan dapat ditangani dengan teliti dan kokoh. Akses yang menghubungkan warga ke berbagai wilayah ini menjadi prioritas agar kembali aman dilalui.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, mengatakan “Kami memahami betul betapa pentingnya akses ini bagi kehidupan masyarakat sehari-hari. Kerusakan yang terjadi bukan sekadar masalah bangunan, melainkan hambatan yang menyulitkan langkah warga untuk beraktivitas dengan tenang.”
Itulah sebabnya kami memulai dari hal yang paling mendasar, agar perbaikan selanjutnya dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Selain di wilayah ini, kata Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Kodim 1425/Jeneponto juga akan melaksanakan rehabilitasi jembatan di lokasi lain yang tak kalah mendesak. Tepatnya di Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, akses yang sama pentingnya juga akan kami tangani. Kami melihat bahwa kebutuhan pemulihan ada di lebih dari satu tempat, dan kami hadir untuk menjawabnya satu per satu.
Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa TNI-AD tidak berdiri sendiri melayani masyarakat. Kekuatan terbesar justru lahir dari kebersamaan yang tumbuh di antara kita semua.
Ketika prajurit dan warga berdiri bahu-membahu, pekerjaan yang tampak berat menjadi jauh lebih ringan, dan hasilnya pun akan terasa milik bersama.
Kami tidak bekerja untuk kesan sesaat saja. Setiap jembatan yang kami perbaiki akan kami pastikan kokoh, aman, dan dapat diandalkan dalam jangka panjang.
Setiap langkah yang kami ambil hari ini adalah investasi bagi kenyamanan warga esok hari, bagi anak-anak yang berangkat sekolah, bagi petani yang membawa hasil bumi, dan bagi setiap keluarga yang melintas dengan tenang.
Kehadiran kami di sini, imbuh Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, akan terus berlanjut hingga seluruh pekerjaan selesai sepenuhnya. Kodim 1425/Jeneponto tetap berada di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan, dan merespons dengan tindakan nyata.
Apa yang dimulai hari ini hanyalah permulaan dari upaya berkelanjutan agar setiap sudut Kabupaten Jeneponto terhubung dengan baik dan aman.
(IRFAN)


