Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Bentangan Jembatan Garuda Merah Putih di atas Sungai Mataparallu kini semakin memperlihatkan wujudnya.
Dari hari ke hari, perubahan yang terjadi bukan sekadar bertambahnya konstruksi, tetapi juga semakin dekatnya harapan masyarakat untuk kembali menikmati akses yang lebih aman dan mudah. Hingga Selasa (4/8/2026), pembangunan jembatan di wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto telah mencapai 90,15 persen.

Jembatan yang menghubungkan Desa Samataring dan Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, menjadi salah satu infrastruktur yang dinantikan masyarakat.
Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat pelayanan lainnya.
Di lokasi pembangunan, setiap tahapan pekerjaan terus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. Personel yang terlibat memastikan setiap bagian konstruksi dikerjakan sesuai standar sehingga jembatan yang dibangun tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan bahwa capaian progres 90,15 persen menunjukkan pembangunan terus bergerak ke arah yang positif berkat kerja sama dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, setiap peningkatan progres bukan sekadar angka, tetapi menjadi penanda bahwa masyarakat semakin dekat dengan hadirnya akses yang selama ini dinantikan. Oleh karena itu, seluruh pekerjaan terus dilaksanakan secara cermat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.
Ia menegaskan bahwa Jembatan Garuda Merah Putih merupakan wujud nyata program Presiden Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang aman, kuat, dan berkelanjutan.
Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama yang membuat pembangunan terus menunjukkan kemajuan.
Kami ingin memastikan setiap tahapan pembangunan menghasilkan jembatan yang benar-benar berkualitas.
“Ketika nanti Jembatan Garuda Merah Putih mulai dimanfaatkan masyarakat, yang terhubung bukan hanya Desa Samataring dan Kelurahan Tolo Timur, tetapi juga kesempatan yang lebih luas bagi warga untuk beraktivitas, belajar, bekerja, dan meningkatkan kesejahteraan. Itulah komitmen TNI AD melalui Kodim 1425/Jeneponto dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata bagi rakyat,” tegas Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
(Pendim 1425/Jeneponto)


