JENEPONTO, Aliefmedia.co.id – Setelah melalui perjalanan panjang yang menyita perhatian pecinta sepak bola dunia, Piala Dunia 2026 akhirnya mencapai pertandingan terakhir.
Partai final antara Argentina dan Spanyol menjadi penutup turnamen yang kemudian disaksikan bersama oleh masyarakat dan prajurit melalui Nonton Bareng (Nobar) Bola Gembira yang digelar Kodim 1425/Jeneponto di Aula Vyati Makodim, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin, 20/7/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Kasdim Mayor Inf Ramli Hamanja, para Perwira Staf, anggota Kodim, serta masyarakat.
Selain itu, Nobar Bola Gembira juga berlangsung di seluruh Koramil jajaran Kodim 1425/Jeneponto agar masyarakat di berbagai wilayah dapat menikmati partai final secara bersama.
Bagi pecinta sepak bola, partai final bukan sekadar pertandingan penutup. Laga terakhir menjadi jawaban dari perjalanan panjang setiap tim sejak babak penyisihan hingga akhirnya tersisa dua tim terbaik yang memperebutkan trofi juara dunia.
Tidak heran jika suasana pertandingan terasa berbeda. Ketegangan, harapan, dan rasa penasaran menyatu hingga peluit panjang dibunyikan.
Di Aula Vyati Makodim 1425/Jeneponto, seluruh perhatian penonton tertuju ke layar sejak pertandingan dimulai. Jalannya laga berlangsung sengit dengan permainan terbuka dari kedua tim yang saling menampilkan kemampuan terbaiknya.
Setiap peluang menciptakan reaksi berbeda dari para penonton, mulai dari tepuk tangan hingga sorak kegembiraan. Ketika peluit panjang dibunyikan, Spanyol menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0 atas Argentina, sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Piala Dunia 2026 dengan mengangkat trofi juara dunia.
Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, Piala Dunia tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menyampaikan banyak nilai positif yang dapat dijadikan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari.
“Partai final memperlihatkan bahwa sebuah keberhasilan tidak diraih dalam satu malam. Ada proses panjang, kerja keras, disiplin, serta kemampuan menjaga kekompakan hingga mampu mencapai pertandingan terakhir. Nilai-nilai itulah yang patut kita teladani,” ungkap Dandim.
Menurutnya, melalui kegiatan Nobar Bola Gembira, TNI Angkatan Darat ingin menghadirkan ruang yang dapat dinikmati masyarakat untuk menyaksikan pertandingan dunia dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.
“Kami ingin masyarakat memiliki tempat untuk menikmati momen besar seperti final Piala Dunia. Ketika masyarakat dapat berkumpul dalam kegiatan yang positif, di situlah tumbuh rasa saling mengenal, saling menghargai, dan memperkuat kebersamaan,” jelasnya.
Dandim menambahkan, agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan semarak partai final, kegiatan Nobar Bola Gembira tidak hanya dipusatkan di Makodim, tetapi juga dilaksanakan secara bersamaan di seluruh Koramil jajaran Kodim 1425/Jeneponto.
“Dengan melibatkan seluruh Koramil, masyarakat di berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati partai final Piala Dunia tanpa harus datang ke satu lokasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi antusias masyarakat yang hadir serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan sehingga berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan menjaga kegiatan ini dengan baik. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
Mengakhiri keterangannya, Dandim berharap semangat yang lahir dari partai final Piala Dunia tidak berhenti ketika trofi juara telah diangkat.
“Pertandingan telah usai, tetapi semangat sportivitas, kerja keras, disiplin, dan persatuan harus tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari. Semoga nilai-nilai itu terus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Jeneponto yang semakin maju, aman, dan harmonis,” tutup Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
(Pendim 1425/Jeneponto)

