TAKALAR, Aliefmedia.co.id — Peristiwa pengamanan seorang warga Lingkungan Kammi, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik.
Nasrullah alias Dg Ngerang diamankan oleh anggota Resmob Polres Takalar saat sedang duduk santai di depan rumah tetangganya, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Informasi yang dihimpun Tim Aliefmedia, saat itu Nasrullah diketahui sedang jongkok santai di bawah pohon jambu sambil melihat layar telepon genggam miliknya. HP tersebut disebut sedang terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi milik tetangga.
Menurut keterangan Rahman Dg Pasang, kakak kandung Nasrullah, adiknya saat itu tidak sedang melakukan aktivitas mencurigakan. Ia hanya duduk sendiri sambil menggunakan HP di depan rumah warga.
Namun beberapa saat kemudian, sejumlah anggota Resmob yang sedang melakukan patroli melintas dan melihat Nasrullah. Petugas kemudian menemu kan adanya sebilah badik yang terselip di bagian pinggangnya.
Nasrullah selanjutnya diamankan dan dibawa ke kantor Polres Takalar untuk dimintai keterangan terkait keberadaan senjata tajam tersebut.
“Adik saya hanya duduk santai sambil main HP. Saat anggota melihat ada badik di pinggangnya, langsung dibawa ke kantor dengan alasan nanti dijelaskan di sana,” ungkap Rahman Dg Pasang.
Nasrullah yang diketahui merupakan bagian dari Anggota Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Polres Takalar sempat menyampaikan identitas tersebut kepada petugas. Namun proses pengamanan tetap dilakukan dan yang bersangkutan dibawa ke kantor polisi.
Kabar tersebut kemudian menyebar di internal FKPM. Ketua Umum FKPM Polres Takalar Ali Nantang bersama Ketua Hairan Dg Tayang langsung mendatangi kantor Resmob Polres Takalar bersama puluhan anggota FKPM untuk meminta penjelasan terkait pengamanan salah satu anggotanya.
Kedatangan pengurus dan anggota FKPM tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus upaya membuka ruang komunikasi agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman antara masyarakat dengan aparat penegak hukum.
“Kami datang untuk meminta penjelasan dan membuka ruang komunikasi. Kami menghargai proses yang berjalan, namun kami berharap ada kejelasan terkait persoalan ini,” ujar pihak FKPM.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena menyangkut proses pengamanan warga di lapangan, khususnya terkait dugaan kepemilikan senjata tajam serta bagaimana prosedur penanganan dilakukan agar tetap mengedepankan transparansi, profesionalitas, dan komunikasi publik.
Terpisah, Tim Redaksi Aliefmedia.co.id telah melakukan upaya konfirmasi ke sejumlah pejabat terkait di Polres Takalar, di antaranya Kasat Reskrim, Kasat Intel, dan Kasat Binmas Polres Takalar guna mendapatkan penjelasan resmi terkait kronologis maupun perkembangan penanganan Nasrullah alias Dg Ngerang.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Aliefmedia belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Redaksi Aliefmedia tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada pihak Polres Takalar agar informasi yang diterima publik tetap berimbang sesuai prinsip jurnalistik.
Laporan: Tim Aliefmedia Nasional
Redaktur: Faisal Muang

