Oleh. Ustad.Abd.Rahman Syam,S.Pd.I

Pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kemajuan bangsa. Dengan landasan nilai-nilai agama, pemuda dapat membentuk karakter yang berakhlak, toleran, dan bertanggung jawab.

Agama menjadi pedoman moral yang menuntun pemuda untuk bersikap adil, saling menghormati, dan menghindari perpecahan.

Ketika pemuda mampu mengamalkan nilai agama secara moderat dan inklusif, mereka dapat menjadi agen persatuan yang memperkuat kebhinekaan. Sinergi antara pemuda, agama, dan bangsa sangat penting untuk membangun Indonesia yang damai, berkeadilan, dan berdaya saing.

Marilah kita bersama sama meningkat kan Kualitas Iman dan Taqwa kita kepada Allah dengan Taqwa yang sebenar benarnya

Sidang Jum’at yang dirahmati Allah, Sesungguhnya pemuda adalah Kunci kunci masa depan, Masa depan dirinya, Masa depan Agamanya dan masa depan bangsanya.

Jika pemudanya baik,maka akan baik pula masa depannya. Akan baik pula Masa depan Agama dan bangsanya

Seandainya Para pemuda tidak meninggalkan majelis taklim, tidak meninggalkan pendidikan umum ,tidak menghabiskan waktunya di sosmed yang bukan untuk perkara manfaat,

Tidak meninggalkan kewajibannya sebagai pemuda harapan kedua orang tuanya, harapan Agama dan bangsanya, maka 20 tahun kedepan nanti, Da’wah akan tetap ada.

Namun jika pemuda suatu bangsa Hanya disibukkan.dengan Androidnya Untuk perkara perkara sia sia,buang waktu, buang Kuwwota,buang masa depan. Jasadnya di Indonesia tetapi pikirannya di Malaysia waktu waktunya hanya diinfaqqan untuk medsos lupa dengan masa depannya

,Lupa dengan Agamanya, lupa dengan negri tempat lahirnya, Maka tunggulah 20 tahun kedepan. Jika da’wah tiada, maka akan lahir bayi bayi kafir dari perut ibu ibu yang  beriman,

Namun, jika Pemuda suatu bangsa tidak lupa kewajibannya,baik kepada dirinya, Agamanya, dan bangsanya. Maka Da’wah akan tetap ada.

Jika Da’wak tetap ada. Maka 20 tahun kedepan akan lahir bayyi bayyi beriman dari perut ibu ibu yang kafir.

Sidang Jum’at yg mulia.. Sungguh Pemuda adalah Ruh satu negeri Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits Yang artinya :

“Sesungguhnya maju mundurnya suatu bangsa terletak di tangan para pemuda, dan di pundak merekalah hidup matinya suatu bangsa.”

Jika Para pemuda satu bangsa baik.Maka masa depan bangsa tersebut sedang berjalan kearah perbaikan. Namun jika para pemuda suatu bangsa itu buruk, maka sudah jelas bangsa tersebut sedang berjalan menuju hancuran.

Pemuda adalah Ahli waris Suatu negeri  Pemuda adalah ahli waris Agama yang Agung ini. Pemuda adalah benteng terakhir pertahanan disegala bidang.

Sidang Jum’at yg mulia.Pemuda ibarat Pajar yg terbit diawal pagi,Berjalan Berjalan kedepan dan menjadi matahari, Siapa yang tak kenal Matahari, Dia selalu istiqomah, dalam kewajibannya.tidak pernah absen, beredar memberikan manfaat pada siapa saja,tanpa berkeluh kesah,tanpa minta imbalan, Padahal bukan hanya suatu negeri yang disinari nya bahkan seluruh jagad raya ini disinari nya,tanpa minta tagihan rekening

Seandainya pemuda pemudi Indonesia ini bersifatkan laksana matahari, Niscaya. Sepuluh tahun kedepan, Negri ini akan menjadi negeri yang maju dan rakyatnya makmur,

Sidang Jum’at yg berbahagia, Lupakah kita bahwa Masa muda akan ditanya, akan kita pertanggung jawabkan dihadapan Allah robbul Jalal, Sebagai mana dinyatakan dalam sebuah hadits. Yang artinya:

“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggung jawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperoleh nya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakan nya” (HR. Tirmidzi).

Masa muda merupakan masa sempurnanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Maka ini merupakan nikmat besar dari Allah Ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya untuk amal kebaikan guna meraih ridha Allah Ta’ala.

Sebagimana nikmat-nikmat besar lainnya dalam diri manusia, nikmat inipun nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur’an yang artinya :

“Tidakkah mereka itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, pada suatu hari yang besar (dasyat), (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam (Allah Ta’ala)” (QS al-Muthaffifiin: 4-6).

Jadilah pemuda pemudi harapan bangsa dan negara. Diharapkan kebaikan-kebaikan nya. Baktinya ,kegagahannya untuk mengayomi keluarganya, Agamanya dan negaranya. Mulai hari ini mari kita Buang sifat kerupuk, Keras tapi mudah patah Lempeng Malah terbuang sia sia,

Semoga bermanfaat bagi pembaca. Aqimussholah.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *