Takalar,Aliefmedia.co.id – Suasana penuh syukur dan kebersamaan terasa kuat dalam perayaan Pesta Adat A’lammang di Desa Kale Lantang dan Desa Lantang, Kecamatan Polong bangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Jumat (01/05/2026).
Tradisi tahunan yang digelar usai panen ini tidak hanya menjadi momen sakral bagi masyarakat, tetapi juga menjadi perhatian publik karena berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan berkat pengamanan maksimal dari Polsek Polongbangkeng Selatan.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Polsel, AKP Kaharuddin, S.E., bersama personel Polsek dan didukung Koramil Polongbangkeng Selatan yang dipimpin Danramil Kapten Inf H. Alhan. Sinergi TNI-Polri serta dukungan FKPM Kabupaten Takalar terlihat solid dalam menjaga jalannya acara.
Kehadiran Bupati Takalar, H. Manye, bersama sejumlah OPD dan kepala desa turut menambah semarak kegiatan, sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal.
Kapolsek Polsel, AKP Kaharuddin, menegaskan bahwa kehadiran aparat bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan tradisi dengan aman dan nyaman. Ini juga bentuk dukungan kami terhadap budaya lokal yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Perayaan A’lammang yang diikuti ratusan warga, termasuk pengunjung dari luar daerah, berlangsung tanpa gangguan kamtibmas. Hal ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
Salah seorang warga, Rahman (45), mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat.
“Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Kami merasa aman, apalagi banyak tamu dari luar datang,” katanya.
Senada dengan itu, seorang pengunjung dari luar Takalar menyebut pengamanan tahun ini lebih tertib.
“Lebih rapi dan nyaman. Polisi dan TNI terlihat aktif mengatur, jadi kami bisa menikmati acara dengan tenang,” ujarnya.
Pesta Adat A’lammang bukan sekadar tradisi, tetapi juga simbol kuat kebersa maan, rasa syukur, dan kearifan lokal masyarakat Takalar.
Dengan dukungan pengamanan yang baik, kegiatan ini diharapkan terus menjadi agenda budaya yang membang gakan dan menarik perhatian publik lebih luas.
Laporan: Faisal Muang
