Oleh: Ustad Abd.Rahman Syam. Aliefmedia.co.id- Dalam Hadits Qudsi Allah SWT berfirman kepada seluruh ummat manusia untuk menyembah pada Allah SWT semata dan dengan beribadah penuh ikhlas dengan berharap akan keberkahan dalam hidup dialam dunia maupun dialam akhirat. Berikut Hadist yang ke 114

يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: يَابْنَ آدَمَ، بِقَدْرِ مَيْلِكَ إِلَى الدُّنْيَا وَمَحَبَّنِي مِنْ قَلْبِكَ، فَإِنِّي لَا أَجْمَعُ حَتَّى وحب الدنيا في قلب واحد أبدًا، يَابْنَ آدَمَ، تورع تعرفني، وتجوع ترني، وتجرد لعبادتي تَصِلْ إِلَيَّ، وَأَخْلِصْ مِنَ الرِّيَاءِ عَمَلَكَ، أَلْبِسْكَ محبتِي، وَتَفَرَغْ لِذِكْرِي، أَذْكُرْكَ عِنْدَ مَلَائِكَتِي. ر مرات يَابنَ آدَمَ، فِي قَلْبِكَ غَيْرُ اللَّهِ، وَتَرْجُو غَيْرَ اللَّهِ،

Allah swt. berfirman:
“Wahai manusia, kadarmu ditimbang sejauh kecenderunganmu kepada dunia dan kecintaan kepada-Ku dalam hatimu karena aku tak pernah sekalipun menyatukan cinta-Ku dan cinta dunia dalam satu hati.

Wahai manusia, bersifatlah wira’i niscaya kau mengenal-Ku. Berlapar-laparlah, pasti kau akan melihat-Ku. Pusatkanlah untuk beribadah kepada-Ku, tentu kau akan sampai kepada-Ku.

Bersihkanlah amalmu dari riya, niscaya Kupakaikan cinta-Ku kepadamu. Kosongkanlah waktumu untuk berzikir kepada-Ku, pasti Aku akan menyebutmu di sisi para malaikat-Ku.

Duhai manusia, dalam hatimu ada selain Allah, dan kau berharap selain Allah, sampai kapankah kau mengatakan ‘Allah maha luhur,’ sementara kau takut kepada selain Allah?

Seandainya kau mengetahui kebenaran, tentu kau tak akan memikirkan selain Allah, tidak takut kecuali kepada Allah, dan kau tak akan mengosongkan lidahmu dari berzikir kepada
Allah. Sebab, memberantas dosa yang terus-menerus itu dengan tobatnya para pendusta.

Hai manusia, jika kau takut kepada neraka sebagaimana takutmu terhadap kefakiran, tentulah Aku membuatmu kaya dengan cara yang tidak kau duga.

Wahai manusia, bila kau menyukai surga seperti menyukai dunia, niscaya Aku membuatmu bahagia di dunia maupun di akhirat. Jika kau mengingat Aku sebagaimana kau saling mengingat satu sama lain, pastilah para malaikat memberi salam kepada kalian pagi maupun petang.

Andaikan kalian senang beribadah kepada-Ku layaknya mencintai dunia, tentulah Aku memuliakanmu sebagaimana para rasul. Jadi, janganlah kalian penuhi hati dengan cinta dunia karena dunia akan segera sirna.

Marilah kita berusaha memperbaiki se gala prilaku kita seraya memohon ampunan dari Allah SWT dan mari kita pada kesempatan ini untuk berbuat baik dengan sebaik-baiknya.

سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ

ءَامَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ، ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ : وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Berlombalah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang lebarnya (luasnya) selebar langit dan bumi, yang telah disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya. Itulah karunia Allah yang dianugerahkan kepada siapa yang dikehendaki -Nya. Allah adalah Pemilik karunia Yang Maja Agung. (QS. Al-Hadid:21).

Jamaah subuh yang dirahmati oleh swt.

Demikian yang bisa kami haturkan, mudah-mudahan mampu menggugah ghirah, semangat kita dalam melakukan amaliah ibadah di bulan romadhan ini.

Mari berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki semua perilaku yang belum baik, senantiasa menjaga kesucian hati, seraya meningkatkan dan melestarikan amaliah salihah.

Mudah-mudahan bisa melakukannya dengan istiqamah, di bulan Ramadhan nanti kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik daripada Ramadhan tahun lalu. Aamiin Ya Rabbal Alamin

Semoga pencerahan Qolbu ini bermanfaat bagi kita semua digroup ini.Amin

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *