Jeneponto, Aliefmedia.co.id — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Arungkeke sukses menggelar Konferensi Kerja I masa bakti 2025–2030 pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di Aula Kantor UPT SDN 13 Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “PGRI Solid, Guru Bermartabat, Pendidikan Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”.
Konferensi ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan anggota PGRI untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas organisasi dan profesionalisme guru.
Konferensi Kerja I dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Kabupaten Jeneponto Aidil Amin. Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan (Korwil Dikbud) Kecamatan Arungkeke, pengawas sekolah, serta seluruh kepala sekolah dan perwakilan guru dari jenjang TK, SD, dan SMP se-Kecamatan Arungkeke.
Ketua PGRI Cabang Arungkeke, H. Mustari, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Konferensi Kerja I merupakan forum organisasi yang memiliki peran strategis setelah Konferensi Cabang.
Forum tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi program kerja semester pertama sekaligus menyusun dan menetapkan program prioritas untuk pelaksanaan kegiatan organisasi ke depan.
Menurutnya, melalui konferensi ini, seluruh unsur organisasi diharapkan dapat memper kuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan profesi guru, serta mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan.
Empat Program Prioritas Hasil Konferensi
Dalam Konferensi Kerja I tersebut, sejumlah keputusan penting dirumuskan sebagai arah program kerja PGRI Cabang Arungkeke. Adapun program prioritas yang menjadi perhatian bersama meliputi:
1. Penguatan solidaritas anggota dan perlindungan profesi guru, sesuai dengan ketentuan yang dirujuk, yakni Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026.
2. Pelatihan koding bagi guru se-Kecamatan Arungkeke, sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital dan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dalam pembelajaran.
3. Pembentukan pengurus ranting PGRI, guna memperkuat struktur organisasi dan memperluas koordinasi hingga tingkat satuan pendidikan.
4. Pelatihan profesionalisme guru serta pemanfaatan PID bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) se-Kecamatan Arungkeke, untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas layanan pendidikan.
Keputusan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengurus PGRI Cabang Arung keke dalam menjalankan program kerja yang terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan para guru serta perkembangan dunia pendidikan.
Melalui pelaksanaan Konferensi Kerja I ini, PGRI Cabang Arungkeke menegaskan komit mennya untuk terus membangun organisasi yang solid, memperjuangkan martabat profesi guru, serta berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.
Semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terbangun melalui forum ini diharapkan mampu memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber: Humas PGRI Cabang Arungkeke


