Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Ikrar Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan fondasi penting bagi perjalanan bangsa Indonesia.
Nilai historis tersebut kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di Kodim 1425/Jeneponto, Rabu (28/10/2026), melalui upacara bendera yang dipimpin langsung Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.

Upacara berlangsung di halaman Makodim, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, dengan diikuti prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) jajaran Kodim 1425/Jeneponto.
Peringatan tahun ini mengangkat tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang menyoroti pentingnya kecintaan terhadap Tanah Air, ketangguhan dalam menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menekankan pentingnya menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat nasionalisme dan menjaga persatuan.
“Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemuda terdahulu perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.”
Menurutnya, patriotisme tidak cukup dimaknai sebagai kecintaan yang diungkapkan melalui kata-kata. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, tanggung jawab, kesetiaan terhadap bangsa, serta kesungguhan dalam menjalankan tugas.
Dengan begitu, penghormatan terhadap sejarah perjuangan pemuda dapat tercermin dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegigihan juga menjadi unsur penting dalam membentuk karakter generasi yang tangguh dan bertanggung jawab. Keteguhan menghadapi kesulitan, konsistensi dalam bekerja, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri merupakan sikap yang dibutuhkan dalam menjawab berbagai tantangan.
Nilai-nilai tersebut relevan bagi setiap elemen bangsa, termasuk prajurit dan PNS yang menjalankan tugas pengabdian.
Selain patriotisme dan kegigihan, empati menjadi pesan penting dalam tema peringatan tahun ini. Kepedulian terhadap kondisi sesama, penghormatan terhadap perbedaan, dan kesediaan untuk saling membantu merupakan bagian dari upaya memperkuat persaudaraan.
Persatuan tidak hanya dibangun melalui kesamaan tujuan, tetapi juga melalui sikap saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Bagi jajaran Kodim 1425/Jeneponto, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi kesempatan untuk memperkokoh komitmen dalam menjalankan tugas serta menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Pengabdian kepada negara membutuhkan keteguhan prinsip, kedisiplinan, dan kepedulian agar kehadiran aparat dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan masyarakat.
Peringatan tersebut menegaskan bahwa warisan Sumpah Pemuda tidak berhenti sebagai catatan sejarah. Nilai persatuan harus terus dijaga, patriotisme diwujudkan melalui pengabdian, kegigihan dibuktikan lewat tanggung jawab, dan empati ditumbuhkan dalam hubungan antarsesama.
Dari nilai-nilai itulah, cita-cita Indonesia yang bersatu dan kokoh dapat terus diperjuangkan lintas generasi. (Irfan)


