
Jeneponto,Aliefmedia.co.id – Kehadiran prajurit TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat kembali memberikan manfaat nyata. Di balik proses pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, para Babinsa Kodim 1425/Jeneponto terus menunjuk kan kepedulian dengan membantu warga dan anak-anak sekolah menyebe rangi sungai menggunakan perahu.
Pada hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026), Babinsa Kelurahan Benteng, Sertu Herman, bersama Babinsa Kelurahan Pallengu, Serka Misbahuddin, telah bersiaga sejak pagi di tepian Sungai Saballang.
Kehadiran keduanya memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan, sekaligus membantu para pelajar menyeberangi sungai dengan aman selama pembangunan jembatan masih berlangsung.
Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang merupakan bagian dari Program Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan melalui TNI Angkatan Darat sebagai upaya meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlan car mobilitas masyarakat, serta mendo rong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di daerah.
Di tengah keterbatasan akses yang masih dihadapi masyarakat, kehadiran Babinsa menjadi bukti nyata implementasi tugas pembinaan teritorial TNI AD.
Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, Babinsa juga hadir sebagai solusi atas berbagai kesulitan masyarakat sesuai dengan tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Salah seorang warga, Kamaruddin (56), mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan para Babinsa.
“Kerusakan jembatan sudah cukup lama menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari harus berangkat ke sekolah. Alhamdulillah, Babinsa selalu hadir membantu kami menyeberangi sungai.
Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat dan Bapak Presiden Republik Indonesia atas pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang ini.
Semoga pembangunannya segera selesai agar aktivitas masyarakat kembali normal, perekonomian meningkat, dan anak-anak dapat bersekolah dengan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya telah memerintahkan seluruh Babinsa agar tetap hadir membantu masyarakat selama proses pembangu nan berlangsung, khususnya membantu anak-anak sekolah dan warga saat menyeberangi sungai.
Kehadiran TNI harus mampu memberi kan rasa aman, menghadirkan solusi, serta menjadi bagian dari upaya mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling nya,” tegas kata Dandim.
Ia pun berharap, agar pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang dapat segera diselesaikan sehingga akses masyarakat kembali normal, distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi semakin lancar, serta anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman.
Di balik pembangunan yang masih berlangsung, tersimpan nilai-nilai gotong royong, kepedulian, dan pengabdian. Bagi masyarakat Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, jembatan yang sedang dibangun bukan sekadar sarana penghubung dua wilayah, tetapi juga menjadi simbol harapan menuju kehidupan yang lebih baik.
Semangat yang ditunjuk kan para Babinsa Kodim 1425/Jeneponto menjadi cerminan nyata bahwa TNI Angkatan Darat akan selalu hadir di tengah rakyat, bekerja bersama rakyat, dan menjadi solu si atas setiap kesuli tan masyarakat, sejalan dengan semangat,
” TNI AD Bersama Rakyat Bersatu dengan Alam untuk NKRI.”
Penulis : Irfan
Editor : Redaksi AMN



