Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Di tengah proses pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto, ada pemandangan yang menghangatkan setiap pagi.
Di hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Babinsa Kelurahan Benteng Sertu Herman, bersama Babinsa Kelurahan Pallengu Serka Misbahuddin, telah bersiaga di tepian Sungai Saballang membantu warga dan anak-anak sekolah menyeberang menggunakan perahu.

Di tengah penantian rampungnya jembatan yang merupakan Program Presiden Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat, kehadiran kedua Babinsa menjadi penghubung harapan bagi masyarakat.
Inilah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat.
Salah seorang warga, Bapak Kamaruddin (56), mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian para Babinsa. Menurutnya, kerusakan jembatan gantung telah berlangsung cukup lama dan sangat menyulitkan aktivitas masyarakat maupun para pelajar.
“Alhamdulillah, Babinsa sering datang membantu warga dan anak-anak sekolah menyeberangi sungai. Kami sangat berterima kasih kepada TNI-AD, dan Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah menghadirkan pembangunan jembatan gantung sungai saballang ini.”
Harapan kami, imbuh Kamaruddin, “Semoga pembangunannya dapat segera selesai sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar, ekonomi meningkat, dan anak-anak bisa berangkat ke sekolah dengan aman tanpa harus khawatir menyeberangi sungai,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari Program Presiden Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat.
“Saya telah menekankan kepada Babinsa agar selama proses pembangunan berlangsung tetap hadir membantu masyarakat, terutama anak-anak sekolah, saat menyeberangi sungai. Kehadiran TNI harus benar-benar memberikan rasa aman dan menjadi solusi atas kesulitan yang dihadapi warga,” tegas Dandim.
Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat segera rampung sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi keterbatasan akses.
Dengan hadirnya jembatan baru, mobilitas warga akan semakin mudah, roda perekonomian meningkat, dan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman.
Di balik proses pembangunan yang masih berjalan, tersimpan kisah gotong royong, kepedulian, dan pengabdian. Sebab bagi masyarakat Benteng dan Pallengu, jembatan yang dibangun bukan sekadar penghubung dua wilayah, melainkan jembatan harapan menuju kehidupan yang lebih baik.
(Pendim 1425/Jeneponto)



