Takalar, Aliefmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Takalar provinsi Sulawesi Selatan, terus mempercepat pengemba ngan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Langkah awal yang dipilih bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi lebih dulu memperkenalkan potensi wisata Takalar secara masif melalui promosi digital agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga mancanegara.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, saat menghadiri sekaligus menyaksikan Penandatanganan Komitmen Bersama Akselerasi Percepatan Pengembangan Tujuh Destinasi Wisata Unggulan Takalar di kawasan wisata Parialau, Jumat (10/7/2026).
Menurut Daeng Manye, promosi merupakan langkah strategis untuk membangun daya tarik destinasi sebelum seluruh fasilitas penunjang selesai dibenahi.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah memperkenalkan dulu daerah ini kepada masyarakat sebanyak-banyak nya. Bukan hanya di Takalar atau Sulawesi Selatan, tetapi hingga ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri.
Semakin banyak orang mengenal Takalar, semakin besar peluang mereka datang berkunjung,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Takalar akan memaksimal kan kekuatan media sosial sebagai sarana promosi. Seluruh elemen masyarakat diajak terlibat, mulai dari ASN, PPPK, komunitas, pelaku usaha pariwisata, hingga masyarakat umum.
Melalui platform seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan berbagai media digital lainnya, pemerintah berharap promosi wisata Takalar dapat menjangkau lebih banyak calon wisatawan.
“Kami mengajak semua pihak menjadi duta promosi. Semakin banyak yang membagikan keindahan wisata Takalar di media sosial, semakin luas pula jangkauan promosi yang kita dapatkan,” katanya.
Di sisi lain, Daeng Manye mengakui sejumlah destinasi wisata masih membutuhkan pembenahan fasilitas agar mampu memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.
Bupati berkomitmen melengkapi berbagai sarana pendukung seperti toilet, musala, area kuliner, akses jalan, tempat parkir, hingga fasilitas umum lainnya secara bertahap.
“Kami menyadari fasilitas yang ada masih belum memadai. Karena itu, pemerintah memiliki komitmen untuk terus melakukan pembenahan agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung,” jelasnya.
Komitmen Bersama Percepat Pengemba ngan Destinasi Penandatanganan Komitmen Bersama Akselerasi Pengembangan Tujuh Destinasi Wisata Unggulan menjadi bentuk sinergi seluruh perangkat daerah dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata.
Dalam skema tersebut, Dinas Pariwisata bertindak sebagai koordinator dengan melibatkan Dinas PUPR, Dinas Ling kungan Hidup dan Pertanahan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan PMD, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, serta pemerintah kecamatan.
Setiap organisasi perangkat daerah diberikan peran sesuai kewenangannya, sementara para camat diharapkan mampu menggerakkan masyarakat untuk menjaga kebersihan, keamanan, serta menciptakan lingkungan yang ramah terhadap wisatawan.
“Semua menandatangani komitmen sebagai bentuk kolaborasi. Setiap OPD memiliki tugas sesuai kewenangannya untuk mendukung pengembangan destinasi wisata, sementara camat menggerakkan masyarakat agar ramah terhadap wisatawan, menjaga keamanan, kebersihan, dan mendukung kemajuan pariwisata di wilayahnya masing-masing,” tutur Daeng Manye.
kolaborasi lintas sektor yang didukung partisipasi aktif masyarakat akan mempercepat pengembangan tujuh destinasi wisata unggulan di Kabupaten Takalar.
Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, program tersebut diharap kan mampu menggerakkan perekono mian daerah, memperkuat pelaku UMKM, membuka lapangan kerja baru, dan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Takalar.
Laporan: Asruddin Jangga
Redaktur: Faisal Muang



