TAKALAR, Aliefmedia.co.id – Ramah tamah yang dirangkaikan dengan penarikan mahasiswa dan mahasiswi KKN IAI STIBA Makassar minggu /29/03/2026, berlangsung khidmat dan penuh haru di Desa Campagaya,
Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini mengusung tema “Mengukir Jejak Pengabdian dan Menguatkan Ikatan Ukhuwah”, sebagai refleksi dari pengabdian yang telah dijalankan selama kurang lebih dua bulan di tengah masyarakat.
Acara tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayat Campagaya dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat. Turut hadir Kepala Desa Campagaya, Amri Dg Nuntung, A.MA.PD., S.Pd, Menikmatib mas Aipda Firman, ibu-ibu majelis ta’lim, tokoh agama, tokoh masyrakat, serta para remaja masjid yang selama ini aktif mendukung kegiatan mahasiswa.
Suasana kekeluargaan begitu terasa sejak awal acara. Kehadiran mahasiswa KKN IAI ISTIBA yang selama ini berbaur dengan masyarakat menjadikan momen perpisahan ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga desa.
Dalam sambutannya, dosen pembimbing lapangan, Al Ustadz Rustam Koly, menyampaikan permohonan maaf mewakili seluruh mahasiswa kepada masyarakat Desa Campagaya.
Ia mengakui bahwa selama pelaksanaan KKN tentu terdapat kekurangan, baik dalam sikap maupun program kerja yang dijalankan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, terlebih dalam suasana Idul Fitri yang masih terasa hangat.
Momentum ini diharapkan menjadi jembatan untuk terus menjaga hubungan baik antara kampus dan masyarakat di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Desa Campagaya, Amri Dg Nuntung, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kontribusi mahasiswa KKN.
Ia menilai kehadiran mahasiswa telah membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam bidang keagamaan dan pembinaan generasi muda.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan mahasiswa, mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan, telah memberi kan warna baru bagi kehidupan warga Desa Campagaya. Ia berharap pengala man ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa di masa depan.
Para tokoh masyarakat dan remaja masjid juga menyampaikan kesan dan pesan yang penuh haru. Mereka merasa kehilangan atas kepulangan mahasiswa yang selama ini aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan desa dan masjid.
Kegiatan ramah tamah ini ditutup dengan doa bersama dan saling berjabat tangan sebagai simbol perpisahan yang penuh kehangatan.
Jejak pengabdian yang telah ditorehkan mahasiswa KKN di Desa Campagaya diharapkan tetap membekas dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya dalam membangun ukhuwah dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
(ASRUDDIN JANGGA)
