Jeneponto , Aliefmedia.co.id – Setiap gerakan dalam Pencak Silat Militer (PSM) menuntut lebih dari sekadar kekuatan fisik. Ketepatan, kecepatan, pengendalian diri, dan kedisiplinan menjadi bagian penting yang harus menyatu dalam diri seorang prajurit.
Nilai-nilai itulah yang terus diasah prajurit Kodim 1425/Jeneponto melalui latihan PSM di halaman Makodim, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Selasa (27/10/2026).
Latihan tersebut dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 1425/Jeneponto, Kapten Inf Muh. Amin, dan diikuti prajurit jajaran Kodim 1425/Jeneponto.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan prajurit untuk memelihara keterampilan bela diri militer sekaligus menjaga kesiapan fisik dalam menghadapi berbagai tuntutan tugas.
Dalam PSM, setiap teknik membutuhkan konsentrasi dan koordinasi gerak yang baik. Prajurit dituntut memahami setiap tahapan latihan dengan cermat, mulai dari penguasaan gerakan dasar hingga penerapan teknik bela diri secara terarah.
Proses tersebut bukan hanya melatih kemampuan menghadapi situasi tertentu, tetapi juga membentuk kebiasaan untuk bertindak secara terukur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Pasi Ops Kapten Inf Muh. Amin menempatkan latihan PSM sebagai bagian penting dalam pembinaan profesionalisme prajurit. Menurutnya, kemampuan bela diri militer perlu terus dipelihara melalui latihan yang teratur agar keterampilan yang dimiliki tetap terjaga dan dapat mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Ia menegaskan bahwa latihan tidak semata-mata berorientasi pada penguasaan teknik, melainkan juga pada pembentukan sikap dan mental. Prajurit harus mampu menjaga konsentrasi, mengendalikan diri, serta memahami bahwa setiap kemampuan yang dimiliki harus digunakan secara tepat sesuai dengan kebutuhan dan tanggung jawab tugas.
Melalui latihan yang berkesinambungan, prajurit diharapkan semakin terampil, sigap, dan memiliki kepercayaan diri dalam menjalankan pengabdian. Kedisiplinan selama latihan juga menjadi fondasi untuk membangun kekompakan, ketekunan, dan kesungguhan dalam meningkatkan kualitas diri sebagai anggota TNI AD.
Bagi Kodim 1425/Jeneponto, pembinaan melalui PSM merupakan salah satu upaya menjaga kesiapan personel agar senantiasa mampu menjawab tantangan tugas. Kemampuan yang terasah melalui latihan harus berjalan beriringan dengan kematangan sikap, kepatuhan terhadap aturan, dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai prajurit.
Pada akhirnya, nilai sebuah latihan tidak hanya terlihat dari ketepatan gerakan atau ketangguhan fisik yang ditampilkan. Lebih jauh, latihan menjadi proses membangun karakter dan kesiapan mental, sehingga setiap prajurit dapat menjalankan tugas dengan profesional, terukur, dan penuh tanggung jawab dalam mengemban amanah pengabdian kepada bangsa dan negara.(Irfan)


