JENEPONTO Aliefmedia.co.id – Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., secara resmi membuka Kompetisi Inovasi Daerah Tahun 2026. Giat tersebut dilaksanakan oleh Bappeda Jeneponto.
Acara tersebut berlangsung di Rujab Bupati Jeneponto pada Sabtu 24 Oktober 2026. Hadir dalam acara tersebut Bupati Jeneponto,Sekda ,Kepala Bappeda,Kadis Dukcapil, Kadishub Jeneponto, para camat,para Kepala OPD dan peserta.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya inovasi yang tidak hanya menjadi gagasan atau sekadar mengikuti perlombaan, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jeneponto beserta seluruh jajaran yang telah mendorong pelaksanaan kompetisi tersebut sebagai bagian dari upaya memper cepat pembangunan daerah.
Menurutnya, inovasi merupakan kebutuhan penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbaiki pelayanan publik, dan mendorong kinerja pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyoroti pentingnya keseriusan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengembang kan inovasi yang sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat sekitar 406 inovasi yang tercatat, dengan 31 inovasi telah dilengkapi, sementara inovasi lainnya masih memerlukan penyempurnaan.
Bupati berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas inovasi sekaligus memastikan keberlanjutan pelaksanaannya.
“Inovasi yang kita buat dan kita perlombakan ini jangan hanya berhenti pada dokumen. Yang paling penting adalah bagaimana mengim plementasikan, menjalankan, dan memastikan inovasi tersebut benar-benar dapat memudah kan pelayanan di setiap perangkat daerah,” tegasnya.
Kritik Masyarakat Menjadi Bahan Evaluasi
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingat kan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tidak alergi terhadap kritik dan masukan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial.
Menurutnya, meningkatnya sikap kritis masyarakat harus dipandang sebagai peluang untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan menjawab harapan publik terhadap kinerja pemerintah.
Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menerima kritik secara positif, melaku kan evaluasi, dan memberikan tanggapan yang bijaksana serta berorientasi pada solusi.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan pola pelayanan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Inovasi Diharapkan Mendukung Penanggulangan Kemiskinan
Bupati turut menekankan bahwa inovasi daerah harus memiliki keterkaitan dengan penyelesaian persoalan pembangunan, termasuk peningkatan pelayanan kesehatan, kualitas sumber daya manusia, dan penanggulangan kemiskinan.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja secara terpadu dan menghadirkan terobosan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya menjadi kebanggaan kepala daerah dan wakil kepala daerah, melainkan kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto.
Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintahan diminta menjadikan inovasi sebagai salah satu instrumen penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejah teraan masyarakat.
Targetkan Inovasi Lebih Berkualitas pada 2027
Menghadapi tahun 2027, Bupati mendorong seluruh OPD dan jajaran kecamatan untuk semakin aktif menghadirkan inovasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing.
Ia juga mengharapkan inovasi daerah dapat menjadi salah satu tolok ukur kinerja perangkat daerah sehingga setiap pimpinan memiliki komitmen untuk terus melakukan pembaruan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Bupati menegaskan bahwa inovasi tidak harus langsung meraih juara dalam kompetisi tingkat nasional. Hal yang lebih penting adalah keberanian untuk memulai, konsistensi dalam pelaksanaan, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Penulis: Ahmad Yani AMN
Editor: Redaksi Aliefmedia Nasional


