BANTAENG, Aliefmedia.co.id – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 21 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang mendapat amanah dalam jabatan kepala sekolah serta penugasan sebagai tenaga fungsional guru.
Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (5/10/2026), disaksikan Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. H. Muhammad Tafsir, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Dalam arahannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan bahwa kepala sekolah dan tenaga pendidik memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, tetapi juga dalam menyele saikan berbagai persoalan pendidikan dan membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, kepemimpinan di satuan pendidikan harus mampu mendorong terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas, meningkatkan kedisiplinan, serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang semakin baik bagi masyarakat.
Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
Ia mengingatkan seluruh kepala sekolah agar berhati-hati dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penyusunan pertanggungjawaban.
“Kami ingatkan sekali lagi, hati-hati dalam mengelola dana BOS karena dana BOS ini bersumber dari APBN dan tentunya kita juga punya kewajiban yang besar untuk mempertanggungjawab kan,” tegas kata M. Fathul Fauzy Nurdin.
Ia menekankan bahwa pengelolaan anggaran pendidikan harus dilaksana kan secara tertib, transparan, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengelolaan dana pendidikan merupa kan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
21 PEJABAT PENDIDIKAN MENERIMA AMANAH BARU
Pelantikan dan penugasan tersebut mencakup rotasi kepala sekolah serta pengalihan penugasan sejumlah pejabat kepala sekolah ke jabatan fungsional guru.
Adapun nama-nama pejabat beserta penempatan tugas sebagaimana tercantum dalam data pelantikan adalah sebagai berikut :
Harsiah, S.Pd. – dari Kepala TK Pertiwi Biangkeke menjadi Kepala TK Lamalaka. Drs. Pammusu – dari Kepala SMP Negeri 3 Tompobulu menjadi Kepala SMP Negeri 2 Bissappu. Sry Mutmainnah, S.Pd. – dari Kepala TK Hati Mulia menjadi Kepala TK Nur Ilmi.
Suardi, S.Pd. – dari Kepala SMP Negeri 2 Tompobulu menjadi Guru Ahli Madya pada SMP Negeri 2 Tompobulu. Sarawiah, S.Pd. – dari Kepala SD Inpres Tindang Keke menjadi Guru Ahli Muda pada SD Inpres Tindang Keke.
Jamaluddin, S.Pd. – dari Kepala SD Negeri 42 Bate Balla menjadi Guru Ahli Madya pada SD Negeri 42 Bate Balla. Rosmiati, S.Pd. – dari Kepala TK Negeri Pertiwi Bantaeng menjadi Kepala TK Negeri Letta.
Singara, S.Pd., M.Pd. – dari Kepala SD Negeri 59 Labbo menjadi Kepala SD Inpres Talle.
Irda Arianti, S.Pd. – dari Kepala TK Nurul Iman menjadi Kepala TK Al Ikhlas Bungloe. Sulha, S.Pd. – dari Kepala TK Negeri Idhata menjadi Kepala TK Fitrah Cabodo.
Muhammad Arfah, S.Pd., M.M. – dari Kepala SD Negeri Lali Jagung menjadi Kepala SD Negeri 53 Banyorang. Ida Yani, S.Pd.SD., M.M. – dari Kepala SD Negeri 7 Letta menjadi Kepala SD Inpres Borong Tarampang.
Rosniati, S.Pd. – dari Kepala SD Negeri 68 Bonde menjadi Kepala SD Negeri 62 Mawang. Titien Rachmawaty, S.Pd. – dari Kepala SD Negeri 53 Banyorang menjadi Kepala SD Inpres Panjang. Nurjaya, S.Pd. – dari Kepala SD Inpres Talakayya menjadi Kepala SD Negeri 68 Bonde.
Ilyas, S.Pd.SD. – dari Kepala SD Inpres Borong Tarampang menjadi Kepala SD Negeri 7 Letta. Ahmad Syarif, S.Pd. – penugasan baru sebagai Kepala SD Negeri 32 Bungloe Talakayya. Saripuddin, S.Pd. – dari Kepala SD Negeri 52 Korong Batu menjadi Kepala SD Inpres Borong Kapala.
Nurming, S.Pd. – dari Kepala SMP Negeri 1 Uluere menjadi Guru Ahli Madya pada SMP Negeri 1 Uluere. Syahriati Sulaiman, S.Pd. – dari Kepala SD Negeri Mawang menjadi Guru Ahli Madya pada SD Negeri 62 Mawang. Nurhayati, S.Pd. – dari Kepala SD Inpres Talle menjadi Guru Ahli Madya pada SD Inpres Talle.
PERKUAT TATA KELOLA DAN MUTU PENDIDIKAN
Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus mendorong penguatan tata kelola pendidikan melalui penataan kepemimpinan satuan pendidikan dan peningkatan profesionalisme tenaga pendidik.
Melalui pelantikan dan penugasan tersebut, para pejabat yang menerima amanah diharapkan mampu menjalan kan tugas secara profesional, memba ngun lingkungan sekolah yang kondusif, serta meningkatkan kualitas pembela jaran dan prestasi peserta didik.
Selain itu, kepala sekolah diharapkan dapat menjadi pemimpin yang berinteg ritas, mengedepankan transparansi, serta memastikan setiap program dan penggunaan anggaran pendidikan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan masyarakat.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bantaeng diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng Komitmen Bersama Mewujudkan Pendidikan Berkualitas untuk Masa Depan Bantaeng.
Reporter : Aswandi Karim AMN


