Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kobaran api yang muncul di bagian tengah kawasan hutan Bulusaraung memicu langkah cepat Prajurit Kodim 1425/Jeneponto bersama Polri, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jeneponto dan warga untuk mencegah api merambat lebih luas, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Informasi awal kebakaran diketahui dari Sdr. Sapri, warga Kompasa, yang melihat kepulan asap disertai kobaran api dari kawasan hutan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada masyarakat sekitar, pemerintah desa dan Babinsa untuk dilakukan penanganan awal di lokasi.

Danramil 1425-04/Kelara Kapten Inf Burhan dan sejumlah Babinsa bersama, Polri, dan warga langsung berupaya menjangkau titik api dengan menggunakan peralatan yang tersedia. Upaya pemadaman awal dilakukan untuk menahan perkembangan kobaran, namun belum mampu memadamkan seluruh titik api yang masih menyala.
Kondisi lokasi menjadi perhatian karena kawasan yang terbakar berada relatif dekat dengan permukiman masyarakat serta akses jalan penghubung Kabupaten Jeneponto–Kabupaten Bantaeng. Pergerakan api yang tidak segera dikendalikan berpotensi mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.
Satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jeneponto kemudian tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemadaman pada sejumlah titik api. Prajurit Kodim 1425/Jeneponto bersama warga turut mendukung proses penanganan agar kobaran tidak berkembang ke area yang lebih luas.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, langkah cepat Prajurit, Polri bersama warga dan petugas Damkar menjadi bagian penting dalam menangani kebakaran sebelum dampaknya meluas.
“Prioritas utama di lapangan adalah melakukan penanganan terhadap titik api dan mencegah kobaran bergerak lebih jauh, terutama karena lokasinya relatif dekat dengan permukiman serta akses jalan yang digunakan masyarakat,” ujar Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
“Prajurit khususnya Babinsa bersama masyarakat perlu terus melakukan pemantauan di sekitar titik kebakaran. Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan petugas Damkar, sementara penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui secara pasti,” lanjutnya.
Kebakaran tersebut diperkirakan telah menghanguskan sekitar ±4 hektare kawasan Hutan Bulusaraung. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.
(IRFAN)


