Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Babinsa Kodim 1425/Jeneponto bersama elemen masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air di wilayah binaan, Senin (21/9/2026).
Pembersihan dilakukan dengan mengangkat berbagai material yang menutupi bagian saluran serta merapikan area di sepanjang jalur air.
Sejumlah bagian saluran dikerjakan secara bertahap. Sampah, tanah, daun kering dan rumput yang masuk ke jalur air dibersihkan agar ruang aliran kembali lebih terbuka dan tidak dipenuhi material yang menghambat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan wilayah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Selain membersihkan saluran, Babinsa juga berinteraksi dengan warga untuk mengetahui kondisi lingkungan yang membutuhkan penanganan bersama.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, keberadaan saluran air memiliki fungsi penting dalam lingkungan masyarakat sehingga kondisinya perlu dijaga.
Menurutnya, saluran yang terawat akan membantu mengarahkan aliran air sesuai jalurnya dan tidak mudah terganggu oleh tumpukan material.
Dandim menjelaskan bahwa persoalan saluran air sering berkaitan dengan kebiasaan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
“Jangan hanya membersihkan salurannya, tetapi perhatikan juga apa yang masuk ke dalamnya. Kalau sampah terus dibuang ke jalur air, seberapa sering dibersihkan pun persoalan yang sama akan muncul kembali,” ujarnya.
Dandim meminta Babinsa mengajak warga melihat saluran air sebagai bagian dari lingkungan yang digunakan bersama.
Menurutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar jalur saluran memiliki peran besar dalam menjaga kondisi tersebut karena mereka dapat mengetahui lebih cepat apabila terjadi penumpukan atau penyumbatan.
“Babinsa harus bisa mengajak masyarakat merawat wilayahnya dengan cara yang sederhana dan bisa dilakukan sehari-hari. Tidak perlu menunggu kegiatan khusus untuk mengambil sampah yang terlihat atau membersihkan bagian saluran yang mulai tertutup,” kata Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
Dandim berharap hasil kerja bakti dapat dipertahankan melalui perawatan rutin yang dilakukan masyarakat.
“Apa yang sudah dibersihkan harus dijaga. Jangan sampai saluran kembali dipenuhi sampah setelah beberapa hari. Kalau masyarakat ikut merawatnya secara rutin, fungsi saluran akan tetap terjaga dan pekerjaan berikutnya juga menjadi lebih ringan,” tegasnya.
Irfan.


