Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Sholat Subuh berjamaah menjadi awal kebersamaan Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto dengan masyarakat di masjid wilayah Desa/Kelurahan binaan, Rabu (16/9/2026).
Setelah menunaikan ibadah, Babinsa tidak melewatkan kesempatan untuk tetap bersama warga melalui komunikasi sosial, sehingga pertemuan yang bermula dari saf Sholat Subuh berlanjut menjadi ruang bertukar informasi.
Jamaah yang masih berada di lingkungan masjid diajak berbincang secara langsung. Dari percakapan tersebut, Babinsa menyimak berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan warga dan perkembangan lingkungan.
Pola komunikasi seperti ini memberikan kesempatan kepada Babinsa untuk memperoleh gambaran kondisi wilayah dari masyarakat yang mengalaminya secara langsung.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan Sholat Subuh berjamaah sekaligus Komsos memperlihatkan bahwa pembinaan teritorial dapat dibangun melalui kedekatan yang sederhana.
Tidak selalu membutuhkan forum resmi, komunikasi dapat tumbuh dari pertemuan sehari-hari yang dilakukan secara konsisten dan penuh keterbukaan.
Bagi Kodim 1425/Jeneponto, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kewilayahan.
Babinsa terus didorong untuk mengenal warga dan lingkungan binaannya secara lebih mendalam, sekaligus menjaga hubungan baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan, Sholat Subuh berjamaah dapat menjadi pintu masuk bagi Babinsa untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Babinsa harus mampu menciptakan ruang interaksi yang membuat warga merasa nyaman untuk menyampaikan informasi maupun aspirasinya.
“Saya ingin Babinsa memanfaatkan setiap pertemuan dengan masyarakat untuk membangun komunikasi yang berkualitas. Sholat Subuh berjamaah bukan hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga momentum mempererat hubungan dengan warga secara langsung,” tegas Dandim.
Setelah ibadah, imbuh Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, jangan terburu-buru meninggalkan masjid. Luangkan waktu untuk duduk bersama jamaah, mendengar pembicaraan mereka, dan memahami apa yang berkembang di lingkungan. Hal-hal sederhana seperti ini sangat berarti dalam pelaksanaan pembinaan wilayah, ujarnya.
“Babinsa harus menjadi sosok yang dikenal dan dekat dengan masyarakat. Kedekatan itu tidak dibangun dalam satu atau dua pertemuan, tetapi melalui kehadiran yang konsisten serta komunikasi yang dilakukan dengan sikap terbuka dan menghargai masyarakat,” lanjutnya.
Dandim berharap kegiatan Sholat Subuh berjamaah yang dilanjutkan Komsos ini terus dipelihara. Jadikan setiap pertemuan sebagai kesempatan untuk memperkuat silaturahmi, menyerap informasi, dan menumbuhkan kebersamaan antara TNI dan rakyat di wilayah binaan,” pungkasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)


