Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Bulir-bulir padi yang mulai merunduk memenuhi hamparan sawah di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.
Di antara tanaman yang telah memasuki fase akhir pertumbuhan itu, Babinsa Koramil 04/Kelara Kodim 1425/Jeneponto, Sertu Sudirman, bersama petani melihat langsung kondisi tanaman sebagai bagian dari persiapan menghadapi masa panen, Selasa (15/9/2026).
Bagi petani, perubahan warna dan posisi bulir padi menjadi perhatian tersendiri karena berkaitan dengan kesiapan tanaman untuk dipanen.
Karena itu, Sertu Sudirman memilih berdiskusi langsung dengan petani di tengah hamparan sawah, membicarakan kondisi tanaman sekaligus berbagai persiapan yang perlu dilakukan sebelum hasil pertanian tersebut dipetik.
Kegiatan tersebut menggambarkan salah satu bentuk kedekatan Babinsa dengan kehidupan masyarakat di wilayah binaannya.
Tidak hanya hadir dalam kegiatan yang bersifat seremonial, Babinsa ikut memahami aktivitas petani dari dekat, termasuk mengikuti perjalanan tanaman pangan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Sertu Sudirman mengatakan, berada bersama petani di lahan pertanian merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membangun komunikasi dan mengetahui kondisi wilayah secara langsung.
Menurutnya, pertanian memiliki dinamika tersendiri sehingga membutuhkan perhatian yang berkesinambungan.
“Setiap fase pertumbuhan padi memiliki hal yang perlu diperhatikan. Karena itu, kami bersama petani melihat langsung kondisi tanaman dan membicarakan persiapannya, terutama karena padi sudah menunjukkan tanda-tanda memasuki masa panen,” kata Sertu Sudirman.
Sertu Sudirman menjelaskan, kedekatan dengan petani membuat Babinsa lebih mudah memahami situasi yang berkembang di wilayah binaan.
“Kami ingin komunikasi dengan petani tetap terjaga. Dari lahan seperti ini, banyak hal yang bisa kami ketahui secara langsung, sehingga keberadaan Babinsa benar-benar dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sertu Sudirman menegaskan bahwa tugas Babinsa bukan hanya menjaga komunikasi sosial, tetapi juga memberikan dukungan terhadap berbagai aktivitas masyarakat sesuai kondisi di wilayah.
“Pertanian merupakan bagian dari kehidupan warga di sini. Karena itu, kami akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada petani sebagai bagian dari tugas kewilayahan,” tambahnya.
Sementara itu, Daeng Lau mengaku kehadiran Babinsa di tengah hamparan padi memberikan semangat tersendiri. Menurutnya, petani merasa lebih diperhatikan ketika ada aparat kewilayahan yang bersedia melihat langsung kondisi lahan dan berbicara mengenai pertanian bersama mereka.
“Padi sudah mulai merunduk dan kami terus melihat perkembangannya. Pak Babinsa ikut datang melihat langsung bersama kami, sehingga kami bisa saling bertukar cerita tentang kondisi tanaman,” ungkap Daeng Lau.
Daeng Lau berharap kedekatan tersebut tetap terjaga karena petani membutuhkan komunikasi yang baik dalam menjalankan aktivitas pertanian.
“Kami berterima kasih atas perhatian Pak Babinsa. Bagi kami, kehadiran seperti ini memberikan semangat untuk terus merawat lahan sampai hasilnya benar-benar siap dipanen,” tuturnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)


