Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kobaran api kembali mengancam lahan pertanian warga di wilayah Bangkala Barat. Personel Kodim 1425/Jeneponto, Yonif 726/Tamalatea, bersama Polri, Damkar dan masyarakat bergerak cepat memadamkan api yang melahap lahan pertanian (kebun) milik Hamzah Daeng Ngawing (58) di Kelurahan Bulujaya, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Jumat (4/9/2026).
Peristiwa bermula saat saksi H. Serang (60) melihat api membakar sisa sampah di lahan kebun milik Hamzah Daeng Ngawing.

Melihat kobaran api semakin membesar, saksi segera meminta bantuan masyarakat setempat, kemudian menghubungi Babinsa. Warga bersama aparat langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api merambat lebih luas.
Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat menjalar hingga turut membakar bagian atap kamar mandi/WC UPT SDN 9 Bangkala Barat. Respons cepat personel gabungan bersama warga akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sehingga tidak meluas ke area lainnya.
Babinsa Kelurahan Bulujaya Serka Arifuddin mengatakan, dirinya segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran lahan tersebut.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung bergerak bersama warga dan unsur terkait untuk melakukan pemadaman. Kondisi angin yang kencang membuat api cepat menjalar sehingga penanganan harus dilakukan dengan segera,” ujarnya.
Serka Arifuddin mengapresiasi kepedulian warga yang turut membantu sejak awal kejadian. Menurutnya, kecepatan masyarakat dalam melaporkan kejadian sangat membantu aparat mengambil langkah sebelum api semakin meluas.
Danramil 1425-02/Bangkala Mayor Arm Andi Irvan Bahtiar mengapresiasi gerak cepat personel Kodim 1425/Jeneponto, Tonif 726/Tamalatea, Polri, Damkar dan masyarakat yang bersama-sama menangani kebakaran.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau sisa tanaman secara sembarangan, terlebih ketika kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang. Api kecil dapat dengan cepat berubah menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan.
“Keselamatan harus menjadi perhatian utama. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada Babinsa, aparat setempat atau petugas pemadam agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegas Mayor Arm Andi Irvan Bahtiar.
(Pendim 1425/Jeneponto)


