Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Tumpukan sampah yang memenuhi tempat pembuangan di Lingkungan Bontosunggu Kota, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, menjadi perhatian Babinsa Koramil 01/Binamu Kodim 1425/Jeneponto.
Bersama petugas Dinas Kebersihan, Serda Agus Salim turun langsung melakukan pembersihan dan mengangkut sampah yang menumpuk, Rabu (2/9/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari kepedulian Babinsa terhadap kondisi lingkungan binaannya. Bagi seorang Babinsa, kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan pembinaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam berbagai persoalan yang menyentuh kebutuhan dan kenyamanan warga.
Serda Agus Salim mengatakan, membersihkan sampah bukan pekerjaan yang harus dibebankan kepada satu pihak saja. Menurutnya, ketika persoalan lingkungan dihadapi secara bersama-sama, pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih ringan dan hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Yang kami lakukan hari ini adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Sampah yang menumpuk harus segera ditangani agar tidak mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, kami bersama Dinas Kebersihan turun langsung untuk membersihkannya,” kata Serda Agus Salim.
Serda Agus Salim menuturkan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, gotong royong seperti ini menjadi ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan kepentingan semua orang.
“Babinsa harus bisa hadir ketika masyarakat membutuhkan. Tidak harus selalu dalam kegiatan besar, persoalan kebersihan seperti ini juga penting karena berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.
Serda Agus Salim berharap, setelah lokasi tersebut dibersihkan, masyarakat ikut mengambil peran untuk mempertahankan kebersihannya. Ia mengingatkan agar tempat yang telah dibersihkan tidak kembali menjadi titik penumpukan sampah.
“Kami berharap setelah dibersihkan, jangan lagi ada sampah yang dibuang sembarangan. Kalau kesadaran itu tumbuh dari masing-masing warga, lingkungan akan tetap bersih tanpa harus menunggu dilakukan pembersihan kembali,” tuturnya.
Lebih jauh, Serda Agus Salim mengajak seluruh warga untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan kepedulian warga terhadap tempat tinggalnya sendiri.
“Menjaga kebersihan tidak cukup hanya ketika ada kegiatan gotong royong. Yang paling penting adalah kebiasaan setelahnya. Mari kita jaga bersama apa yang sudah kita bersihkan hari ini,” pungkasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)


