Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kemampuan bela diri prajurit terus diasah Kodim 1425/Jeneponto melalui latihan Pencak Silat Militer (PSM) yang kali ini dipusatkan di Makodim 1425/Jeneponto, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu, 26/8/2026.
Latihan dipimpin langsung oleh Pasi Ops Kodim 1425/Jeneponto Kapten Inf Muh. Amin dan diikuti para prajurit jajaran.
Latihan tidak sekadar menjadi rutinitas pembinaan fisik, tetapi menjadi ruang untuk mempertajam kemampuan, membangun keberanian, serta melatih pengendalian diri.
Setiap gerakan dilakukan berulang dan terukur agar teknik yang dipelajari semakin melekat dan dapat diterapkan dengan tepat ketika dibutuhkan.
Pelaksanaan latihan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan personel. Dengan kemampuan yang terus dipelihara, prajurit diharapkan memiliki kondisi fisik yang prima, refleks yang terlatih, serta mental yang tetap kokoh dalam menghadapi berbagai tuntutan tugas.
Pasi Ops Kodim 1425/Jeneponto Kapten Inf Muh. Amin mengatakan, latihan PSM merupakan bagian penting dari pembinaan prajurit karena kemampuan bela diri tidak cukup hanya dipelajari, tetapi harus terus diasah melalui latihan yang konsisten.
Ia menjelaskan bahwa setiap gerakan dalam PSM memiliki tujuan untuk membangun ketepatan, kecepatan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh.
Karena itu, prajurit dituntut mengikuti setiap materi dengan serius agar tidak hanya memahami teknik, tetapi mampu menguasainya dengan benar.
Menurutnya, latihan secara berkesinambungan juga membentuk mental prajurit untuk tetap tenang ketika menghadapi tekanan.
Kemampuan mengendalikan diri menjadi salah satu hal penting karena kekuatan fisik harus diimbangi dengan sikap yang terukur.
Kapten Inf Muh. Amin menegaskan bahwa disiplin merupakan kunci dalam mencapai hasil latihan yang maksimal.
“Kemampuan tidak akan terbentuk hanya dengan sekali latihan. Harus ada kemauan untuk mengulang, memperbaiki kekurangan, dan terus meningkatkan kemampuan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh prajurit menjadikan latihan PSM sebagai bagian dari kebutuhan dalam pembinaan diri.
“Kami ingin setiap prajurit memiliki kemampuan bela diri yang baik, fisik yang kuat, mental yang tangguh, dan karakter yang semakin matang sehingga selalu siap memberikan pengabdian terbaik,” pungkasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)


