Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, kini telah rampung 100 persen.
Jembatan yang menjadi bagian dari program TNI-AD di wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto tersebut siap diresmikan dan digunakan untuk kepentingan masyarakat, Sabtu, 22/8/2026.

Rampungnya pembangunan ini menjadi salah satu bukti nyata kehadiran negara untuk rakyat melalui karya TNI-AD yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan akses sekaligus mendukung aktivitas warga di kedua wilayah.
Kehadiran Jembatan Gantung Sungai Saballang juga menjadi bagian dari persembahan TNI-AD kepada rakyat dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pembangunan ini diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sosial dan perekonomian.
Sebelum memasuki tahap peresmian, pembenahan dan pembersihan di sekitar lokasi tetap dilakukan untuk memastikan seluruh bagian jembatan maupun lingkungan sekitarnya berada dalam kondisi rapi dan siap digunakan. Insya Allah, dalam waktu dekat jembatan tersebut akan diresmikan dan selanjutnya dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang merupakan bagian dari komitmen TNI-AD untuk terus mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang memiliki manfaat jangka panjang.
Menurutnya, sebuah infrastruktur akan memiliki nilai ketika mampu memberikan perubahan nyata terhadap kemudahan aktivitas masyarakat.
“Yang paling penting bagi kami bukan hanya bagaimana pembangunan ini selesai, tetapi bagaimana keberadaan jembatan ini nanti benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketika akses masyarakat menjadi lebih mudah, maka itu menjadi bagian dari keberhasilan pengabdian TNI-AD di tengah rakyat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur seperti jembatan memiliki dampak yang lebih luas karena dapat membuka kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.
Karena itu, pihaknya berharap fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan menjadi bagian dari perkembangan kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.
Dandim juga menekankan bahwa penyelesaian pekerjaan secara fisik harus diikuti dengan pengecekan dan penataan secara menyeluruh. Setiap bagian yang masih membutuhkan penyempurnaan akan dibenahi, sementara area sekitar jembatan dibersihkan agar tidak hanya siap secara konstruksi, tetapi juga layak dan nyaman ketika nantinya mulai digunakan.
“Setelah progresnya selesai, kami tidak langsung menganggap pekerjaan berakhir. Sebelum diresmikan, kami tetap melakukan pembenahan dan pembersihan. Kami ingin ketika jembatan ini nanti dibuka secara resmi, kondisinya sudah benar-benar siap dan tidak ada lagi bagian yang perlu ditangani,” tegas Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa Insya Allah dalam waktu dekat Jembatan Gantung Sungai Saballang akan diresmikan. Ia berharap setelah dimanfaatkan masyarakat, seluruh pihak turut menjaga fasilitas tersebut karena keberlangsungannya merupakan tanggung jawab bersama.
“Ini dibangun untuk rakyat, maka mari kita jaga bersama. Semoga jembatan ini dapat digunakan sebaik-baiknya dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang panjang,” pungkasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)


