Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Tak hanya menjadi simbol penguatan ekonomi desa, Area Koperasi Merah Putih Desa Bulo-Bulo kini menjelma sebagai ruang yang mempertemukan semangat persatuan dan kebersamaan.
Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 1425/Jeneponto menggelar lomba bakiak yang melibatkan Persit dan Masyarakat di Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jum’at, 7/8/2026.

Langkah yang harus diselaraskan di atas sepasang bakiak panjang menjadi gambaran bahwa kebersamaan lahir dari kekompakan.
Sorak semangat peserta dan antusiasme warga yang memadati arena perlombaan menjadikan Koperasi Merah Putih bukan sekadar lokasi kegiatan, tetapi juga ruang yang menghidupkan nilai gotong royong, mempererat silaturahmi, dan memperkuat semangat kemerdekaan di tengah masyarakat.
Salah seorang warga Desa Bulo-Bulo, Ibu Sunarti, mengaku senang karena kegiatan tersebut mampu menghadirkan suasana kebersamaan yang jarang ditemui dalam aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, lomba bakiak menjadi hiburan yang sederhana, namun mampu menyatukan warga, anak-anak, keluarga Persit, dan prajurit TNI dalam satu semangat yang sama.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan, karena selain memeriahkan Hari Kemerdekaan, masyarakat juga semakin mengenal dan memanfaatkan Area Koperasi Merah Putih sebagai tempat berkumpul dan melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi warga desa.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim 1425/Jeneponto, Ny. Devy Muthalib Tallasa, mengatakan bahwa lomba bakiak mengandung pesan penting tentang kekompakan dan kebersamaan. Menurutnya, setiap peserta dituntut untuk saling menyesuaikan langkah agar dapat mencapai garis finis secara bersama-sama.
Ny. Devy berharap semangat tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, Persit ingin terus hadir membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap permainan tradisional Indonesia.
Sementara itu, Koordinator lomba, Kapten Inf Muhammad Tola, menjelaskan bahwa pemilihan Area Koperasi Merah Putih sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Selain memeriahkan HUT Ke-81 RI, kegiatan ini juga menjadi upaya menghidupkan kawasan koperasi agar semakin dekat dengan masyarakat melalui aktivitas yang positif dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, permainan bakiak dipilih karena mengajarkan nilai kerja sama, komunikasi, dan saling percaya. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan dan membangun desa.
Disisi lain, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan bahwa semarak peringatan Hari Kemerdekaan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perlombaan semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta menghidupkan ruang-ruang kebersamaan yang memberi manfaat bagi warga.
Dandim menambahkan, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas sosial yang mampu menyatukan masyarakat.
“Melalui kebersamaan seperti inilah semangat gotong royong terus tumbuh. Ketika masyarakat dan TNI berjalan seiring, maka membangun desa dan memperkuat persatuan akan menjadi lebih mudah. Itulah makna yang ingin kita hadirkan dalam peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” tutup Dandim.
(Pendim 1425/Jeneponto)


