Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Di tengah teriknya matahari, sapuan kuas terus bergerak menyelimuti bagian konstruksi Jembatan Gantung Sungai Saballang.
Personel TNI bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecatan pada jembatan yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, di wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Kamis, 30/7/2026.

Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahapan pembangunan untuk menjaga kualitas konstruksi sekaligus memperkuat ketahanan material terhadap pengaruh cuaca.
Suasana penuh kebersamaan tampak mewarnai lokasi pembangunan. Tanpa membedakan tugas, personel TNI dan masyarakat saling membantu menyiapkan peralatan, mengaduk cat, hingga mengecat setiap bagian konstruksi secara teliti.
Kebersamaan itu menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur akan lebih bermakna ketika dikerjakan dengan semangat gotong royong dan rasa memiliki.
Danramil 1425-02/Bangkala Mayor Arm Andi Irvan Bahtiar mengatakan, pengecatan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan karena tidak hanya memberikan tampilan yang lebih baik, tetapi juga berfungsi melindungi material konstruksi agar lebih awet dan tahan terhadap perubahan cuaca.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat pada setiap tahapan pekerjaan menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan di lingkungannya.
Semangat bekerja bersama yang terus terpelihara menjadi modal utama agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik, aman, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kami ingin setiap tahapan pembangunan dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Keterlibatan masyarakat dalam pengecatan ini mencerminkan rasa memiliki yang kuat, sehingga jembatan ini nantinya bukan hanya menjadi fasilitas umum, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama,” ujar Mayor Arm Andi Irvan Bahtiar.
Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang merupakan program Presiden Republik Indonesia melalui TNI AD yang terus dikerjakan dengan mengutamakan kualitas pada setiap tahapannya.
Dandim menjelaskan, setiap proses pembangunan memiliki fungsi yang sama pentingnya, termasuk pengecatan yang menjadi bagian dari upaya melindungi konstruksi agar memiliki usia pakai yang lebih panjang. Karena itu, seluruh pekerjaan dilaksanakan secara teliti tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keamanan.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari cepatnya pekerjaan selesai, tetapi juga dari kualitas hasil yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Melalui kebersamaan antara TNI dan masyarakat, kami optimistis pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang akan menghasilkan infrastruktur yang kokoh, aman, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat selama bertahun-tahun,” tegas Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
(Pendim 1425/Jeneponto)


