Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Bukan alat berat yang lebih dulu membelah arus Sungai Saballang, melainkan sebuah perahu nelayan yang mengantarkan semangat gotong royong menuju titik pekerjaan.
Perahu sederhana milik warga itu dimanfaatkan untuk mendukung pemasangan hanger pada pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, di wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Rabu, 29/7/2026.
Di atas perahu yang bergerak perlahan mengikuti arus sungai, personel TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu mengangkat serta mengarahkan hanger menuju titik pemasangan.
Pemandangan tersebut menggambarkan bahwa pembangunan bukan hanya soal material dan konstruksi, tetapi juga tentang kebersamaan yang mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan.
Danramil 1425-02/Bangkala Mayor Arm Andi Irvan Bahtiar mengatakan, keterlibatan masyarakat sejak awal menjadi energi besar dalam mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang.
Menurutnya, semangat gotong royong yang terus terjaga membuat setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar meski dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan.
Mayor Andi Irvan menegaskan, penggunaan perahu nelayan dalam proses pemasangan hanger menjadi bukti bahwa TNI dan masyarakat saling mendukung untuk mencari solusi di setiap tahapan pekerjaan.
Kebersamaan tersebut menjadi modal penting agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia melalui TNI AD yang bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Dandim, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari progres fisik, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan yang tumbuh selama proses berlangsung.
Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi cerminan nyata kemanunggalan yang terus dipelihara dalam setiap program pembangunan.
“Pemandangan personel TNI dan masyarakat bekerja bersama di atas perahu nelayan menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan terbesar bangsa ini. Semangat itu akan terus kami jaga hingga pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegas Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
(Pendim 1425/Jeneponto)


