Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Komitmen Kodim 1425/Jeneponto dalam membentuk prajurit yang profesional dan berkarakter terus diwujudkan melalui latihan Pencak Silat Militer (PSM).
Kegiatan tersebut diawali dengan peregangan yang dipandu oleh Serda Supriadi selaku pelatih di halaman Makodim 1425/Jeneponto, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu, 22/7/2026.
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bela diri militer, menjaga kebugaran jasmani, mengasah kecepatan reaksi, serta memperkuat mental juang prajurit.
Selain menjadi bagian dari pembinaan satuan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun disiplin, kekompakan, dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai tuntutan tugas di lapangan.
Usai peregangan, para prajurit mengikuti berbagai materi teknik dasar Pencak Silat Militer secara bertahap dengan mengedepankan ketepatan gerakan, keseimbangan tubuh, dan faktor keamanan.
Semangat serta kesungguhan seluruh personel terlihat dalam setiap sesi latihan sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas kemampuan individu maupun satuan.
Serda Supriadi mengatakan bahwa peregangan menjadi tahapan yang sangat penting sebelum memasuki materi inti karena dapat mempersiapkan otot dan sendi sehingga tubuh lebih siap menerima beban latihan sekaligus mengurangi risiko cedera.
Ia juga menegaskan bahwa latihan Pencak Silat Militer bukan sekadar mengajarkan teknik bela diri, tetapi membentuk prajurit yang memiliki refleks cepat, disiplin tinggi, serta mampu mengendalikan diri dalam setiap kondisi.
Menurutnya, kemampuan tersebut hanya dapat diperoleh melalui latihan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.
Sementara itu, Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menyampaikan bahwa pembinaan kemampuan prajurit merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI AD.
Oleh karena itu, setiap personel harus mengikuti latihan dengan penuh tanggung jawab dan semangat untuk terus berkembang.
Menurut Dandim, tantangan tugas ke depan semakin dinamis sehingga prajurit dituntut memiliki kesiapan yang menyeluruh, baik dari aspek fisik, mental, maupun keterampilan.
Latihan PSM menjadi salah satu sarana efektif untuk membentuk prajurit yang tangguh, adaptif, dan memiliki naluri keprajuritan yang kuat.
Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa berharap kegiatan pembinaan seperti ini terus menjadi budaya di lingkungan Kodim 1425/Jeneponto.
Dengan latihan yang konsisten dan terukur, diharapkan setiap prajurit mampu meningkatkan profesionalisme, menjaga kehormatan satuan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
(Pendim 1425/Jeneponto)

