Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Derasnya hujan tak menghentikan langkah para prajurit Satgas TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto.
Dengan pakaian yang sudah basah kuyup dan lumpur yang mulai menutupi pijakan kaki, mereka tetap bertahan di antara kayu-kayu rumah yang perlahan roboh satu per satu.
Tidak ada yang memilih menepi. Di tengah guyuran hujan itulah, semangat gotong royong justru terlihat semakin kuat.
Beberapa personel tampak menopang tiang rumah yang mulai miring, sementara yang lain menarik papan-papan lapuk yang sudah lama dimakan usia.
Rumah milik pasangan Tompo Ramang (54) dan Surianti (46) di Dusun Bontote’ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Selasa (12/5/2026), itu benar-benar berubah menjadi lokasi perjuangan para prajurit dan warga yang bekerja tanpa mengenal cuaca.
Awalnya rumah tersebut hanya direncanakan untuk direhabilitasi ringan dengan mengganti bagian atap, dinding, dan lantai rumah.
Namun setelah ditinjau langsung oleh Dansatgas TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, kondisi bangunan dinilai sudah terlalu rapuh untuk dipertahankan sehingga diputuskan untuk dibangun kembali dari awal.
Keputusan itu membuat proses pekerjaan berubah total. Rumah yang sebelumnya hanya akan diperbaiki, kini dibongkar seluruhnya demi menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak untuk keluarga Tompo Ramang.
Di tengah suara hujan dan kayu yang patah, harapan baru perlahan mulai dibangun oleh Satgas TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto.
(Pendim 1425/Jeneponto)

