Takalar,Aliefmedia.co.id — Di tengah berbagai program bantuan sosial dan perbaikan rumah tidak layak huni, seorang lansia di Kabupaten Takalar masih hidup dalam kondisi memprihatinkan.(2/5)
Umar Dg La’lang (64), warga Lingkungan Kalappo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangngarabombang, hingga kini menempati rumah berlantaikan tanah dengan kondisi yang rentan, terutama saat hujan.
Tanpa pekerjaan tetap, Umar bergantung pada anaknya yang bekerja sebagai tukang batu serta bantuan dari kerabat.
“Tidak minta lebih, hanya ingin rumah yang layak di sisa umur,” ujarnya.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang efektivitas pendataan dan penyaluran program bantuan bagi warga rentan.
Sejumlah program pemerintah mensyaratkan penerima terdaftar dalam basis data sosial, sehingga warga yang belum terdata berpotensi tidak tersentuh bantuan.
Belum diketahui apakah Umar telah masuk dalam data tersebut atau pernah diusulkan oleh pemerintah setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait di tingkat kelurahan maupun kabupaten.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan kemiskinan tidak hanya soal ketersediaan program, tetapi juga ketepatan sasaran dan respons di lapangan.
Laporan : Faisal Muang, Asruddin jangga
