Tarowang Jeneponto, Aliefmedia.co.id — Kondisi sarana dan prasarana di UPT 12 Tarowang memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Kepala UPT 12 Tarowang Nurhaedah, S.Pd, saat dikonfirmasi diruang kerjanya Selasa (21/4) ,mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sejumlah fasilitas penting belum memadai, bahkan sebagian masih sangat terbatas.
Menurutnya bahwa Sekolah tersebut belum memiliki ruang pertemuan yang layak, perpustakaan belum tersedia, serta fasilitas dasar seperti WC masih belum mencukupi.
Selain itu, beberapa bangunan seperti ruang kelas, pagar sekolah, dan fasilitas pendukung lainnya memerlukan pembangunan maupun rehabilitasi.
Tak hanya itu, Yang paling terdampak adalah siswa kelas 1, 2, dan 3 yang harus menjalani proses belajar dalam kondisi terbatas. Meski demikian, para guru tetap berupaya maksimal agar kegiatan proses belajar mengajar tetap berjalan.
“Proses belajar tetap berjalan, namun kondisi ini sangat mempengaruhi kenyamanan, terutama bagi siswa kelas rendah,” ungkap Nurhaedah Kepala UPT 12 Tarowang
Nurhaedah menyampaikan bahwa jumlah tenaga pengajar 14 hingga 17 orang, sekolah kami terus bertahan di tengah keterbatasan fasilitas.
Pihak sekolah pun berharap adanya perhatian nyata dari pemerintah dan stakeholder pendidikan.
Nurhaedah,S.Pd selaku kepala sekolah melalui media, berharap kondisi ini dapat segera ditindaklanjuti agar kualitas pendidikan di UPT 12 Tarowang dapat meningkat ke depannya.
(Redaksi AMN)
