Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Deru aktivitas pasar Minggu pagi berubah menjadi suasana kebersamaan saat Babinsa Koramil 01/Binamu Kodim 1425/Jeneponto turun langsung bergotong royong bersama warga dan para pedagang membersihkan lingkungan Pasar Sentral Karisa, Kabupaten Jeneponto, Minggu, 14/12/2025.

Tanpa sekat, TNI dan masyarakat menyatu, menyapu sampah, membersihkan selokan, dan menata area pasar demi menciptakan ruang jual beli yang bersih dan layak.

Kegiatan kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi menjadi pesan kuat tentang kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap ruang publik.

Pasar yang selama ini menjadi denyut nadi ekonomi rakyat dijaga bersama agar tetap sehat, nyaman, dan memberikan rasa aman bagi pedagang maupun pengunjung.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memperlihatkan bahwa TNI hadir bukan hanya saat dibutuhkan, tetapi selalu bersama rakyat dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme pedagang dan warga terlihat dari keikutsertaan aktif mereka dalam kegiatan tersebut. Canda ringan, semangat gotong royong, serta kerja tanpa pamrih menciptakan suasana yang hangat.

Dari Pasar Sentral Karisa, semangat kebersamaan kembali diteguhkan sebagai fondasi menjaga lingkungan dan memperkuat ikatan sosial masyarakat.

Menanggapi kegiatan tersebut, Danramil 01/Binamu Kapten Inf Sayuti menegaskan bahwa pasar bukan hanya tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang perjumpaan sosial yang harus dirawat bersama.

Ia menyampaikan bahwa kebersihan pasar mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan.

Kapten Inf Sayuti juga menekankan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan kerja bakti merupakan wujud nyata peran TNI sebagai bagian dari masyarakat.

Menurutnya, membangun kesadaran tidak selalu dengan instruksi, tetapi melalui keteladanan dan kebersamaan di lapangan.

Lebih lanjut, Danramil 01/Binamu menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dihidupkan agar menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Ketika TNI, pedagang, dan warga bergerak bersama, maka pasar bukan hanya bersih secara fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kepedulian sosial,” tegas Kapten Inf Sayuti.

(Pendim 1425/Jeneponto)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *