Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXIII Dim 1425 Koorcab Rem 141 PD XIV/Hasanuddin kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap kesehatan perempuan dengan menggandeng Polkes Kodim 1425/Jeneponto serta UPT PKM Tamalatea dalam kegiatan Pemeriksaan HVP DNA.
Kegiatan yang digelar di UPT Puskesmas Tamalatea, Kamis (4/12/2025), menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini terhadap risiko kanker serviks.
Ketua Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 1425/Jeneponto, Ny. Devy Muthalib Tallasa, hadir langsung memimpin jalannya kegiatan bersama para pengurus dan anggota. Kehadiran Danramil 1425-03/Tamalatea, Kapuskes Tamalatea, Kaposkes Kodim 1425/Jeneponto, serta Babinsa, menambah semangat kolaboratif dalam upaya kesehatan yang menyasar perempuan, khususnya istri prajurit dan masyarakat sekitar.
Kegiatan pemeriksaan ini bukan hanya sekadar layanan kesehatan, tetapi juga bentuk edukasi dan kepedulian nyata bahwa perempuan berhak mendapatkan perlindungan kesehatan yang maksimal. Lebih dini terdeteksi, lebih besar peluang untuk mencegah.
Ketua Persit Cabang XXXIII, Ny. Devy Muthalib Tallasa, menyampaikan bahwa kesehatan perempuan adalah pondasi bagi keluarga yang tangguh.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan HVP DNA merupakan langkah berani yang harus dilakukan setiap perempuan, karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.
“Hari ini kita tidak sekadar diperiksa, tetapi kita memilih untuk melindungi masa depan kita,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga mengapresiasi seluruh tenaga medis dan pihak yang terlibat, karena melalui sinergi inilah perempuan dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih dekat, mudah, dan berkualitas.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting diberikan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis.
Di akhir komentarnya, Ny. Devy mengajak seluruh anggota Persit dan perempuan Jeneponto untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.
Ia berharap kegiatan pemeriksaan HVP DNA dapat menjadi budaya baru bagi perempuan untuk berani memeriksakan diri tanpa rasa takut atau ragu.
“Perempuan yang sehat melahirkan keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat melahirkan bangsa yang hebat,” tutupnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)

