Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Komitmen memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa terus digelorakan Kodim 1425/Jeneponto.
Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa bersama Kadis Koperasi Jeneponto, Dr. Hj. Mernawati, S.IP., M.Si., serta Pasi Ter Kodim 1425/Jeneponto, Lettu Cba Hasanuddin didampingi staf, melakukan peninjauan intensif di sejumlah titik rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai wilayah Kabupaten Jeneponto. Rabu, 3/12/2025.
Rombongan menyusuri lima lokasi strategis yang telah diusulkan, masing-masing Desa Baltar dan Desa Pao di Kecamatan Tarowang, Desa Arungkeke Pallantikang serta Desa Kalumpang Loe di Kecamatan Arungkeke.
Tidak hanya meninjau rencana pembangunan, tim juga melihat langsung progres fisik koperasi yang telah mulai dikerjakan di Desa Bulo-bulo, Kecamatan Arungkeke.
Setiap lokasi dievaluasi dari aspek aksesibilitas, potensi usaha desa, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar.
Dalam peninjauan ini, Dandim 1425/Jeneponto menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi wadah pemberdayaan masyarakat yang mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan.
“Kita ingin memastikan koperasi yang dibangun benar-benar hidup, bermanfaat, dan sesuai kebutuhan desa. Peninjauan ini penting untuk melihat apakah lokasi memiliki peluang berkembang dan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.
Dandim juga menjelaskan bahwa keberadaan koperasi akan membuka ruang usaha baru bagi masyarakat, mulai dari pengolahan hasil bumi, penyediaan kebutuhan pokok, hingga akses permodalan.
“Jika koperasi dikelola profesional dan melibatkan masyarakat secara aktif, maka desa memiliki kekuatan ekonomi sendiri. Itu yang ingin kita bangun, kemandirian dari bawah,” tambahnya.
Lebih jauh, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa Kodim 1425/Jeneponto siap memberikan pendampingan berkelanjutan, baik dari sisi pembinaan maupun penguatan kapasitas pengurus.
“Kami ingin koperasi ini bukan sekadar proyek, tetapi menjadi gerakan bersama. Dengan sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, koperasi ini dapat tumbuh menjadi pilar ekonomi desa yang kokoh dan berdaya saing,” tutupnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)
