Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Babinsa Koramil 03/Tamalatea Kodim 1425/Jeneponto kembali menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah binaan.

Pada Senin, 17/11/2025, Babinsa bersama elemen masyarakat Lingkungan Bontotangnga melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran air yang menjadi salah satu titik rawan genangan saat musim hujan.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto ini disambut antusias oleh warga yang turut turun langsung membantu.

Kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan saluran air yang mulai dipenuhi sedimen dan sampah, sehingga menghambat aliran.

Dengan menggunakan peralatan sederhana, Babinsa dan masyarakat bergotong royong membuka kembali jalur air agar dapat berfungsi optimal. Selain memperlancar aliran, kegiatan ini juga bertujuan mencegah potensi banjir dan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Sinergi Babinsa dengan masyarakat tampak kuat sepanjang kegiatan. Warga memberikan respon positif atas inisiatif ini, karena dinilai mampu meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Kerja bakti ini juga menjadi ajang mempererat hubungan komunikasi antara TNI dan masyarakat, sehingga tercipta suasana kebersamaan yang harmonis.

Danramil 03/Tamalatea Kapten Inf Marzuki menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat Bontotangnga. Menurutnya, kerja bakti seperti ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat.

“Kami sangat bangga melihat kekompakan warga yang turut mengambil peran. Kegiatan ini bukan hanya membersihkan saluran air, tetapi juga membersihkan pola pikir bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Marzuki menegaskan bahwa TNI, khususnya para Babinsa, akan terus hadir untuk mendukung dan mendorong kegiatan-kegiatan positif bersama masyarakat. Ia menilai, kepedulian terhadap lingkungan adalah wujud nyata dari pengabdian TNI kepada rakyat.

“Kami akan terus bersinergi dan memberikan contoh, agar budaya gotong royong tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berharap kerja bakti ini dapat menjadi pemicu untuk kegiatan serupa di wilayah lain. Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak hanya terletak pada program, tetapi pada kesadaran kolektif masyarakat.

“Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan memberikan manfaat besar bagi kenyamanan warga. Ketika lingkungan bersih, kesehatan terjaga, dan masyarakat pun lebih sejahtera,” tutup Danramil.

(Pendim 1425/Jeneponto)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *