Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Dalam rangka menanamkan kedisiplinan dan meningkatkan kemampuan bela diri, personel Kodim 1425/Jeneponto melaksanakan Apel Pagi yang dipimpin oleh Danramil 02/Bangkala Mayor Arm Andi Irvan Bahtiar, bertempat di Halaman Makodim 1425/Jeneponto, Jalan Lanto Dg. Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu, 12/11/2025.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh prajurit, sebagai wujud komitmen dalam menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Latihan Pencak Silat Militer yang digelar di Aula Vyati Makodim dan dipandu langsung oleh Pasi Ops Kodim 1425/Jeneponto, Kapten Inf Muh. Amin.
Latihan difokuskan pada penguasaan teknik dasar pertahanan diri, kekompakan gerakan, serta peningkatan daya tahan fisik dan mental prajurit. Suasana latihan berlangsung penuh disiplin dan antusiasme, mencerminkan semangat prajurit TNI yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.
Terkait kegiatan tersebut, Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan seluruh personel.
“Apel dan latihan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan rutin yang tidak boleh diabaikan. Fisik yang kuat dan mental yang tangguh adalah modal utama bagi seorang prajurit dalam menjalankan tugas-tugas teritorial di lapangan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa bela diri militer bukan sekadar latihan fisik, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter dan keteguhan hati seorang prajurit.
“Melalui pencak silat militer, prajurit belajar tentang keseimbangan antara kekuatan dan ketenangan. Itu menjadi bekal penting dalam menghadapi situasi taktis maupun tugas pembinaan di wilayah,” lanjut Dandim.
Lebih jauh, Dandim mengingatkan agar semangat dan disiplin yang telah terbentuk dalam latihan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jaga kekompakan, pupuk loyalitas, dan terus berlatih dengan hati yang tulus. TNI harus hadir di tengah masyarakat dengan postur yang siap, sigap, dan berjiwa juang tinggi, karena di situlah makna sejati dari pengabdian seorang prajurit,” pungkasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)

