Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIII Ny. Devy Muthalib Tallasa, menghadiri kegiatan Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. KH. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., yang digelar di Masjid Agung Kabupaten Jeneponto, Minggu malam, 19/10/2025.
Dengan mengangkat tema “Kembali ke Masjid Membangun Peradaban”, kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Jeneponto yang memadati area masjid sejak sore hari.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bupati Jeneponto, Kasat Binmas Polres Jeneponto, Jaksa Fungsional Kejaksaan Jeneponto, Sekda Jeneponto, Ketua Yayasan Masjid Agung Jeneponto, para Pimpinan OPD Pemkab Jeneponto, Danramil 1425-01/Binamu, Danramil 1425-04/Kelara, Pasiops Dim 1425/Jeneponto, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah.
Dalam suasana penuh keimanan dan kekhusyukan, Ustadz Das’ad Latif menyampaikan pesan moral dan spiritual agar umat Islam memperkuat kembali peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, tempat mempererat ukhuwah, dan membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib berkat pengamanan dari personel Kodim 1425/Jeneponto yang turut hadir mengawal jalannya acara hingga selesai.
Usai kegiatan, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ustadz Das’ad Latif serta rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tabligh akbar yang penuh manfaat.
“Kami sangat berbahagia dapat menyambut kedatangan Ustadz Das’ad Latif di Kabupaten Jeneponto. Semoga melalui tabligh akbar ini, kita semua semakin termotivasi untuk memakmurkan masjid dan memperkuat persaudaraan umat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna strategis dalam membangun moral, spiritual, dan sosial masyarakat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban yang menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kejujuran, dan kepedulian. Semoga semangat ‘kembali ke masjid’ menjadi awal kebangkitan masyarakat Jeneponto menuju kehidupan yang lebih religius dan berkarakter,” tutupnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)
