Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Langkah menyentuh ditunjukkan Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, saat merespons kondisi seorang purnawirawan TNI-AD, Sertu Mustari Baso Daeng Katti, yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Bontosua, Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.
Tak sekadar memberi instruksi, Dandim turun langsung memanggul sang purnawirawan ke tempat istirahat sementara sebelum rumahnya dibongkar untuk dibangun kembali menjadi hunian yang layak.
Momen penuh haru terjadi pada Selasa, 05 Agustus 2025, saat Dandim bersama Danramil 05/Batang Lettu Inf Marzuki dan Danunit Intel Letda Cba Hasanuddin memapah dan memanggul Purnawirawan Mustari Baso yang kini sudah renta.
Dalam sorotan mata para prajurit dan masyarakat sekitar, aksi itu bukan sekadar simbol bantuan, tapi wujud nyata penghormatan kepada pejuang yang pernah mengabdikan hidupnya untuk negeri ini.
Sertu Mustari Baso, mantan prajurit Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), lahir tahun 1943 dan pensiun pada tahun 1992 dari Kodim 1411/Bulukumba. Meski usia terus menua dan fisik melemah, semangat militernya tetap hidup dan kini, pengabdian itu dibalas dengan cinta dan kepedulian dari para generasi penerusnya.

Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, mengatakan Saya hanya menjalankan apa yang seharusnya menjadi tugas moral kita sebagai penerus.
“Beliau telah berjuang dengan keringat dan darah demi bangsa ini. Kini, sudah sepatutnya kita hadir untuknya, bukan hanya sebagai atasan atau junior, tapi sebagai anak yang menghormati orang tuanya.”
“Kami ingin memastikan bahwa beliau tidak lagi tinggal di rumah yang nyaris roboh. Rumah yang kami bangun bukan sekadar bangunan, tapi bukti bahwa negara, melalui TNI-AD khususnya Kodim 1425/Jeneponto, tidak pernah melupakan pejuangnya. Ini adalah wujud cinta kami kepada para pahlawan yang masih hidup.”

Ditempat yang sama, Purn TNI AD Mustari Baso mengatakan, selama ia tinggal sendirian belum pernah ada perhatian khusus dari TNI atas dirinya.
“Terima kasih Dandim Jeneponto karena telah peduli memperbaiki tempat tinggal saya”ucapnya sambil meneteskan air mata.
(Pendim 1425/Jeneponto)

