Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Tiga rumah warga di Lingkungan Balang Toa, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, ludes dilahap si jago merah pada Rabu, malam 9/7/2024. Kobaran api yang tiba-tiba membesar membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri.

Di tengah situasi darurat itu, Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, turun langsung ke lokasi kejadian bersama Danramil 01/Binamu Kapten Inf Sayuti dan Kapolsek Binamu.

Tanpa ragu, Dandim bergerak cepat memberikan arahan di lapangan, berbaur bersama personel TNI, Polri, dan warga dalam upaya evakuasi serta pemadaman api. Api diduga berasal dari korsleting listrik, yang dengan cepat membakar rumah milik Bapak Muh. Tahir (41), Ibu Sarintang (58), dan Ibu Molla (80).

Meski tak ada korban jiwa, namun seluruh isi rumah tak terselamatkan, termasuk satu unit sepeda motor Revo milik Ibu Sarintang. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya sekadar bentuk tugas, tetapi juga panggilan nurani. Di saat warga kami dilanda musibah, kami TNI wajib hadir memberikan kekuatan dan rasa aman,” tegas Dandim Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa dilokasi kebakaran yang masih mengepulkan asap.

Lebih lanjut Dandim menuturkan bahwa Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga di Balang Toa ini. TNI melalui Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana seperti ini, untuk memberikan pertolongan, dukungan moril, dan memastikan kondisi warga tetap aman,” ujar Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melakukan pemeriksaan rutin instalasi listrik di rumah masing-masing. “Korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran yang sering terjadi. Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Babinsa, aparat kepolisian, Pemadam kebakaran Jeneponto dan warga berjibaku di lokasi untuk memadamkan api. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa sinergi antara aparat TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi bencana secara cepat dan tanggap.

(Pendim 1425/Jeneponto)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *