Aliefmedia.co.id, Jeneponto, – Nyawa guru dan siswa-siswi terancam lantaran tiga unit ruangan kelas belajar di SDN 10 Bontoramba yang lebih di kenal SDN 98 Tanammawang mengalami kerusakan berat membuat para guru dan siswa menjadi khwatir atas keselamatannya ,Senin 13/01/2025
Ketiga unit ruangan tersebut yakni ruangan kelas 1 – 2 dan 3 mengalami rusak berat sehingga membuat para guru dan siswa menjadi khwatir saat proses belajar mengajar berlangsung .

Menurutnya bahwa kondisi plapon yang rusak berat dan tentunya akan roboh atau jatuh plafon, atap seng pun sudah terbuka serta rangkanya yang sudah lapuk termakan usia
Bukan hanya mengancam jiwa guru dan siswa tetapi ketika hujan turun maka semua siswa dan guru berhamburan lari keluar ruangan untuk mencari tempat yang lebih aman guna menghindari terkena basah air hujan
Beberapa orang guru yang sempat ditemui awak media ini diruang kelas pada saat proses belajar mengajar berlangsung mengatakan bahwa dirinya merasa tidak tenang, tidak nyaman melaksanakan tugasnya sebagai guru karena selalu dihantui dengan kondisi atap, rangka balok dan plafon yang roboh
“Iya kami sebagai guru disekolah ini tidak pernah merasa tenang, nyaman melaksanakan proses belajar mengajar, karena selain dari terkena air hujan pada saat hujan turun juga khawatir akan ambruk atap dan plafonnya
Tempat terpisah , kepala UPT SDN 10 Bontoramba, Hj Bedasari, S.Ag diruang kerjanya mengatakan bahwa ada tiga ruang kelas belajar mengalami rusak berat yang membuat proses belajar mengajar ditiga ruangan tersebut tidak berjalan dengan baik
Kami hanya ingin menyampaikan kepada kadisdikbud Jeneponto serta bidang Dikdas untuk segera turun melihat atau meninjau langsung kondisi sekolah kami khusunya yang tiga RKB, apakah layak mendapatkan bantuan Rehabilitas atau tidak?
Ketika memang sekolah kami layak mendapatkan bantuan rehabilitas maka secepatnyalah sebelum memakan korban jiwa,” beber Bedasari.
Penulis /pewarta: Ahmad Yani AMN
