Aliefmedia.co.id. Jeneponto – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan seluruh Himpunan Mahasiswa Program studi Institut Turatea Indonesia melaksanakan Bakti Sosial Ramadhan .
Bakti sosial tersebut mengusung Tema “ Tebarkan Kepedulian Dengan Aksi Bakti Sosial Di Bulan Ramadhan”.Baksos tersebut berlangsung di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.26 Maret 2025 pukul 13.00 wita.
Koordinator Kegiatan Bakti Sosial, Marwan, melaporkan bahwa ada 32 paket sembako yang disalurkan, yang berisi beras, minyak, telur, terigu, gula, mie, dan teh.

Tak hanya itu, Marwan pun juga melaporkan bahwa puluhan mahasiswa ikut serta dalam penyaluran sembako di lokasi Kelurahan Sidenre dan di pangkalan becak di Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, tepatnya di samping Kodim 1425 Kabupaten Jeneponto.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Institut Turatea Indonesia (INTI), Mardianto Salam, menyoroti pentingnya peran dan fungsi mahasiswa sebagai sosial control.
“Kita harus memahami bahwa peran dan fungsi mahasiswa tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik, melainkan juga dalam pengembangan masyarakat dan bangsa,” tegasnya.
Mardianto Salam juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momen tum penting bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Program studi Institut Turatea Indonesia di bulan suci ramadhan.
“Bakti sosial ini ,memiliki dampak positif pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penanganan kemis kinan. Bakti sosial dapat mening katkan rasa kepedulian dan kebersamaan serta membantu meningkatkan kualitas hidup mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Presiden Mahasiswa Institut Turatea Indonesia, Mardianto Salam, mengata kan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah langkah positif dalam berkontri busi pada penanganan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Jeneponto. Menurutnya bahwa tercatat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi.
Pada kesempatan yang sama, salah seorang penerima sembako, warga Kelurahan Sidenre mengatakan bahwa mereka jarang mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah.
“Kami pernah mendapatkan bantuan, tapi setelah itu datanya dihapus,” ucapnya.
Dalam konteks ini, Mardianto Salam menekan kan pentingnya pemerintah memberi perhatian lebih terhadap di kelurahan sidenre yang di (lorong kumu), di karenakan kelurahan tersebut adalah berada di kecamatan binamu yang sudah jelas kecamatan kota kabupaten jeneponto.
“Mardianto salam juga mengatakan bahwa kita semua tahu bahwa kemiski nan masih merupakan salah satu masalah sosial yang paling serius di dunia. Namun, kita juga tahu bahwa kita memiliki kekuatan untuk membuat perbedaan.
Sebagai organisasi, kita memiliki peran penting dalam membantu penanganan kemiskinan. Kita dapat melakukan hal ini dengan menyediakan bantuan sosial yang efektif dan berkelanjutan.
Namun, kita tidak dapat melakukan ini sendirian. Kita membutuhkan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, termasuk instansi, lembaga, donatur, dan masyarakat dalam menyelesaikan kemiskinan di Kabupaten Jeneponto. “beber Mardianto Presiden Mahasiswa Institut Turatea Indonesia (INTI)
(Aswandi Karim AMN)
Iklan


