Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Masjid bukan hanya menjadi tempat memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga ruang perjumpaan yang memungkinkan informasi bermanfaat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dari tempat ibadah hingga lingkungan permukiman, Babinsa Kodim 1425/Jeneponto memanfaatkan kedekatan dengan warga untuk mengenalkan peluang pengabdian melalui penerimaan prajurit TNI AD.
Melalui komunikasi sosial (Komsos), Jumat (6/11/2026), Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto menyampaikan informasi penerimaan Bintara PK dan Tamtama PK kepada masyarakat di wilayah binaan.

Penyampaian informasi dilakukan secara langsung, termasuk melalui interaksi dengan warga di masjid maupun di lingkungan tempat tinggal, sehingga pesan mengenai kesempatan menjadi prajurit dapat diterima lebih luas.
Babinsa Kelurahan Tolo Timur, Serma Borong, anggota Koramil 1425-01/Kelara, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan informasi penerimaan TNI AD kepada masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki cita-cita menjadi prajurit.
Baginya, komunikasi langsung menjadi sarana penting untuk mengenalkan kesempatan tersebut kepada para pemuda. Informasi mengenai penerimaan Bintara PK dan Tamtama PK disampaikan agar masyarakat mengetahui adanya jalur pengabdian melalui TNI AD serta memiliki gambaran awal mengenai kesempatan yang tersedia.
Serma Borong juga mengajak masyarakat untuk meneruskan informasi tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar, khususnya anak-anak muda yang berminat mengikuti seleksi.
Dia mengingatkan agar calon peserta mencari informasi melalui saluran resmi TNI AD dan memahami ketentuan penerimaan sehingga tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menilai komunikasi sosial memiliki peran strategis dalam pelaksanaan tugas Babinsa.
Melalui interaksi yang berlangsung di berbagai ruang kehidupan masyarakat, Babinsa dapat membangun kedekatan, memahami kebutuhan warga, sekaligus menyampaikan informasi yang memiliki manfaat langsung bagi lingkungan binaannya.
Dandim mengarahkan agar Babinsa terus mengoptimalkan peran tersebut dengan memberikan informasi penerimaan Bintara PK dan Tamtama PK TNI AD kepada generasi muda.
Penyampaian informasi harus dilakukan secara jelas dan bertanggung jawab, termasuk mengedukasi masyarakat bahwa proses penerimaan mengikuti persyaratan serta mekanisme resmi yang telah ditetapkan TNI AD.
Apa yang dilakukan Babinsa bukan sekadar menyampaikan kabar tentang pembukaan kesempatan menjadi prajurit. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi upaya mempertemukan cita-cita generasi muda dengan peluang pengabdian kepada bangsa.
Dari masjid hingga lingkungan warga, informasi itu dibawa lebih dekat agar semakin banyak pemuda mengenal jalan untuk menjadi bagian dari TNI AD. (Irfan).


