Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Terkadang, perubahan justru berawal dari gerakan sederhana: menyapu jalan, membersihkan area sekitar permukiman, hingga mengangkat sampah yang mengganggu kebersihan.
Semangat itulah yang ditunjukkan Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto bersama masyarakat melalui kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan di wilayah binaan masing-masing, Jumat (30/10/2026).

Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, para Babinsa bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan di desa dan kelurahan. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas segelintir orang.
Di Desa Beroanging, Babinsa Sertu Muh. Ali turut terlibat bersama warga dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, karya bakti bukan semata-mata tentang membersihkan lingkungan dari sampah dan kotoran, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar kebersihan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Sertu Muh. Ali menilai, keterlibatan langsung Babinsa di tengah masyarakat merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan semangat kebersamaan.
Melalui pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin dekat, sementara kepedulian terhadap lingkungan dapat terus dipelihara.
Semangat kebersamaan itu juga dirasakan warga. Daeng Tunru mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang tidak hanya hadir memberikan imbauan, tetapi ikut bekerja bersama masyarakat dalam membersihkan lingkungan.
Baginya, kegiatan seperti ini memiliki arti penting karena mengingatkan masyarakat bahwa lingkungan yang bersih tidak tercipta dengan sendirinya. Dibutuhkan kepedulian, kemauan untuk terlibat, serta kebiasaan saling mengingatkan agar kebersihan tetap terjaga.
Kehadiran Babinsa pun menjadi dorongan tersendiri bagi warga untuk terus menghidupkan budaya gotong royong.
Sementara itu, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa karya bakti yang dilaksanakan Babinsa bersama masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, Babinsa sebagai aparat teritorial memiliki tanggung jawab untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, mengetahui kondisi wilayah binaan, sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga.
Pembersihan lingkungan menjadi salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan secara bersama-sama dengan semangat kebersamaan.
Dandim juga berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya muncul ketika ada kegiatan karya bakti, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Lingkungan yang terawat, menurutnya, berawal dari kepedulian setiap individu terhadap ruang tempat mereka tinggal dan beraktivitas.
Melalui karya bakti yang tersebar di wilayah binaan masing-masing, Babinsa jajaran Kodim 1425/Jeneponto menunjukkan bahwa kedekatan TNI dengan masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang manfaatnya dirasakan bersama.
Sebab, lingkungan yang bersih bukan hanya menghadirkan kenyamanan, melainkan juga mencerminkan kepedulian orang-orang yang tinggal di dalamnya.
Dari kebersamaan menyapu, mengangkat sampah, dan merawat lingkungan, tumbuh pesan bahwa menjaga wilayah tetap bersih adalah pekerjaan bersama yang tidak berhenti setelah kegiatan selesai. (Irfan)


